MacBook Neo, laptop terbaru dari Apple, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan kritikus dan konsumen sejak diluncurkan pada Maret 2026. Namun, perusahaan pesaing, AMD, tidak tinggal diam dan membandingkan MacBook Neo dengan laptop Windows berbasis Ryzen 200 Series. Dalam materi iklan tersebut, AMD menyoroti satu hal yang masih menjadi kelemahan Mac, yakni dukungan game PC secara native.
AMD Kritik MacBook Neo Soal Dukungan Game
AMD membandingkan MacBook Neo dengan HP OmniBook X Flip yang dilengkapi dengan prosesor Ryzen 5 220. Chip tersebut merupakan penyegaran dari lini Hawk Point, dengan konfigurasi 2 core Zen 4 dan 4 core Zen 4c, serta total 12 thread. Laptop itu juga dibekali GPU terintegrasi Radeon 740M. AMD menyatakan bahwa sebanyak 15 dari 20 game PC teratas tidak berjalan secara native di MacBook Neo, sementara sistem AMD memberi akses ke pustaka game besar.
MacBook Neo Masih Menarik untuk Produktifitas
Meski AMD menyoroti kelemahan MacBook Neo dalam hal dukungan game, namun laptop ini masih memiliki performa kuat untuk kelas laptop terjangkau. Perusahaan juga memiliki API MetalFX untuk dukungan rendering modern. MacBook Neo kuat untuk produktivitas harian, memiliki efisiensi daya khas Apple Silicon, dan menjadi pintu masuk lebih terjangkau ke ekosistem Mac.
Mengapa MacBook Neo Penting bagi Apple?
MacBook Neo memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan laptop Apple lainnya, yakni mulai dari Rp 10,4 jutaan. Hal ini membuat perangkat ini lebih mudah dilirik oleh konsumen yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa langsung membeli MacBook Air atau MacBook Pro dengan harga lebih tinggi. Menurut Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, laptop ini bisa menjadi solusi bagi konsumen yang ingin memakai MacBook, tetapi sebelumnya terkendala daya beli.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Bagi pengguna yang menjadikan game PC sebagai prioritas, laptop Windows berbasis AMD atau Intel memang pilihan lebih tepat. Namun, bagi pengguna yang mengejar baterai awet, desain ringkas, dan pengalaman macOS, MacBook Neo masih punya daya tarik kuat. Kehadiran MacBook Neo membuka peluang baru bagi Apple untuk menjangkau pasar yang selama ini belum mudah disentuh.