AC Milan resmi menunjuk Rúben Amorim sebagai pelatih baru mereka. Pengumuman tersebut disampaikan klub pada Selasa (16/6/2026). Amorim datang ke San Siro dengan reputasi sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Apa yang Terjadi
Amorim mengawali karier kepelatihannya pada 2018 setelah pensiun sebagai pemain profesional yang pernah membela Belenenses, Benfica, dan Timnas Portugal. Bersama Sporting, ia membangun tim dengan identitas permainan yang kuat, mengandalkan inovasi taktik serta pengembangan pemain muda. Dalam periode tersebut, Amorim sukses mempersembahkan dua gelar Liga Portugal, dua Piala Liga Portugal, dan satu Piala Super Portugal.
Sebelum menerima tawaran Milan, Amorim terakhir menjabat sebagai pelatih Manchester United.
Mengapa & Dampak
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, mengungkapkan bahwa klub telah memantau perkembangan Amorim selama beberapa tahun terakhir. “Kami mengikuti perkembangan Rúben selama bertahun-tahun. Apa yang ia lakukan di Sporting sangat mengesankan dan mencerminkan gaya bermain yang kami cari. Dia adalah salah satu pelatih paling inovatif dari generasi baru Eropa,” ujar Cardinale.
Menurutnya, filosofi sepak bola Amorim sangat sesuai dengan visi Milan. Pelatih berusia 41 tahun itu dikenal mengusung permainan menyerang dengan pressing tinggi, dominasi penguasaan bola, serta transisi cepat yang menghasilkan banyak peluang dan gol.
Amorim mengaku antusias menerima tantangan baru bersama Rossoneri. “Melatih AC Milan selalu menjadi salah satu ambisi dalam karier saya. Saya memahami betul arti klub ini, sejarahnya, prestisenya, dan basis penggemarnya yang luar biasa di seluruh dunia,” kata Amorim.
Detail Kontrak dan Harapan
Amorim Masuk Radar AC Milan, Kandidat Pengganti Allegri yang Dipecat seusai Gagal ke Liga Champions.
Dengan penunjukan Amorim, AC Milan berharap dapat meningkatkan performa tim dan kembali menjadi kekuatan dominan di Italia dan Eropa.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
AC Milan masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan performa tim. Namun, dengan pelatih baru seperti Amorim, mereka memiliki harapan untuk kembali menjadi kekuatan dominan di Italia dan Eropa.