Waspada GERD, Penyakit Pencernaan yang Sering Dialami Anak Muda
Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan kronis yang terjadi ketika asam lambung atau isi perut lainnya kembali naik ke kerongkongan (esofagus) sehingga menyebabkan sensasi terbakar di dada. GERD umumnya didiagnosis apabila gejala refluks terjadi setidaknya 2 kali seminggu atau sudah mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyakit ini sering kali dialami oleh anak muda akibat pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.
Apa yang Terjadi pada GERD?
GERD terjadi ketika otot sfingter esofagus bagian bawah atau lower esophageal sphincter (LES) mengalami penurunan fungsi. Otot ini berperan sebagai katup penutup di perbatasan antara kerongkongan dan lambung. Dalam kondisi normal, LES akan mengendur untuk memungkinkan makanan dan minuman masuk ke lambung, lalu kembali mengencang setelah proses tersebut selesai. Namun, pada penderita GERD, LES kerap mengendur pada waktu yang tidak seharusnya sehingga asam lambung sering kali dapat dengan mudah mengalir balik ke kerongkongan dan menimbulkan berbagai keluhan yang tidak nyaman.
Mengapa GERD Sering Dialami Anak Muda?
GERD selama ini dikenal sebagai penyakit yang lebih sering menyerang orang tua. Namun, sebuah studi oleh World Health Organization pada 2021, menunjukkan bahwa sekitar 10 persen hingga 15 persen remaja mengalami GERD. Kelompok usia rentang 15-27 juga disebut sebagai yang memiliki risiko paling tinggi terjangkit. Kondisi ini banyak dipengaruhi oleh kebiasaan anak muda yang kerap mengonsumsi makanan cepat saji, minuman berkafein tinggi, serta kecenderungan begadang. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut perlahan mengganggu dan merusak ritme kerja sistem pencernaan mereka.
Dampak GERD bagi Kesehatan
Jika tidak ditangani dengan baik, GERD dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, seperti peradangan pada kerongkongan, penyempitan kerongkongan, dan peningkatan risiko kanker kerongkongan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala GERD dan melakukan pencegahan serta pengobatan yang tepat.
Bagaimana Mencegah GERD?
Kunci utama dalam mencegah kambuhnya GERD adalah dengan merubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Perbaiki pola makan dengan makan secara tepat waktu, teratur, dan tidak terburu-buru. Biasakan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil, namun lebih sering, serta usahakan untuk makan dua hingga tiga jam sebelum tidur. Di samping itu, hindari jenis makanan yang dapat memicu peningkatan asam lambung. Selain menjaga pola makan, hentikan kebiasaan merokok. Sebab, merokok dapat melemahkan fungsi katup antara lambung dan kerongkongan yang berperan mencegah naiknya asam lambung.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Mencegah GERD memerlukan komitmen untuk menjalani gaya hidup sehat dan melakukan perubahan perilaku yang signifikan. Dengan meningkatkan kesadaran akan risiko GERD dan melakukan upaya pencegahan yang tepat, kita dapat mengurangi risiko terkena penyakit ini dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Oleh karena itu, mari kita waspada terhadap GERD dan mulai melakukan perubahan kecil dalam gaya hidup kita untuk mencapai kesehatan yang lebih baik.