Kenny Austin, aktor kelahiran 1992, mengaku tidak mudah meninggalkan keluarga demi menjalankan pekerjaannya sebagai aktor. Ia harus rela menghabiskan sebagian besar waktunya jauh dari anak yang baru lahir hasil pernikahannya dengan Amanda Manopo. Sebelum berangkat bekerja, Kenny memiliki kebiasaan yang selalu dilakukan, yaitu bermain, mengajak berbicara, sekaligus berpamitan dengan buah hatinya agar merasa lebih tenang saat menjalani aktivitas syuting.
Tantangan sebagai Ayah yang Sibuk
Kenny Austin mengungkap tantangan yang ia rasakan setelah menyandang status ayah. Kesibukan menjalani proses syuting membuatnya harus rela menghabiskan sebagian besar waktunya jauh dari anak yang baru lahir. “Pasti berat banget. Saya juga ingin lihat anak bertumbuh besar sebenarnya, tapi kan dengan adanya kerja syuting begini, saya menghabiskan hampir lebih dari setengah hari ya untuk di lokasi,” kata Kenny Austin di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (17/6).
Meski demikian, Kenny memilih menerima kondisi tersebut sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai pencari nafkah. Ia memastikan setiap waktu luang dimanfaatkan untuk berkumpul bersama istri dan anak. “Tapi ya mau gimana, maksudnya life must go on. Pokoknya kalau misalkan nggak syuting, break, atau di hari Minggu biasanya saya selalu luangkan waktu untuk istri dan juga anak,” sambungnya.
Upaya Menjaga Keseimbangan Keluarga
Bintang sinetron itu juga berupaya menjaga agar jadwal pekerjaannya tidak mengganggu kebersamaan dengan keluarga, terutama saat akhir pekan. “Diusahakan di weekend. Makanya saya sangat berusaha di weekend itu kalau bisa sih libur,” tuturnya.
Soal kemungkinan membawa anak ke lokasi syuting, Kenny mengaku belum berani melakukannya. Ia menilai kondisi di lokasi syuting yang panas belum cocok untuk sang bayi. “Belum. Panas, kasihan,” ungkapnya singkat.
Mengapa Interaksi Langsung Sangat Penting
Kenny juga mengaku teknologi panggilan video belum mampu mengobati rasa rindunya. Menurut Kenny, berkomunikasi dengan bayi melalui layar tidak memberikan interaksi yang sama seperti bertemu secara langsung. “Kan paling kalau sama istri kan maksudnya kalau sebelum ada punya anak kan kita bisa video call nih. Tapi kalau sama anak kadang tuh kalau video call kan nggak bisa balas ya, maksudnya interaksinya tuh beda. Enaknya sih berinteraksi langsung,” katanya.
Sebelum berangkat bekerja, Kenny memiliki kebiasaan yang selalu dilakukan. Ia menyempatkan diri bermain, mengajak berbicara, sekaligus berpamitan dengan buah hatinya agar merasa lebih tenang saat menjalani aktivitas syuting. “Sebelum berangkat pasti main dululah sebentar sama anak, terus diajak ngomong dulu, kalau berangkat pamit. Ya setidaknya sih itu sih minimalnya,” jelas Kenny.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kenyataan bahwa Kenny harus meninggalkan anaknya demi bekerja adalah sebuah tantangan besar. Namun, ia berusaha untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarganya. Dengan melakukan ritual khusus sebelum berangkat bekerja, Kenny berharap dapat merasa lebih tenang dan yakin bahwa keluarganya akan baik-baik saja.