Pameran Menuju/Dari Hadir di Yogyakarta, Membaca Ulang Keseharian Lewat Tubuh, Memori, dan Benda. Yogyakarta kembali menjadi ruang pertemuan bagi praktik seni rupa kontemporer dengan kehadiran pameran grup bertajuk Menuju / Dari di EDSU house. Pameran ini menampilkan karya terbaru tiga seniman, yakni Ayurika, Mutiara Riswari, dan Rizki Tilarso.
Apa yang Terjadi di Pameran Menuju/Dari
Pameran Menuju / Dari berlangsung pada 18 Juni hingga 2 Agustus 2026 di EDSU house, Jl. Kaliurang Km 5 No. 72, Sleman, Yogyakarta. Pameran ini dikuratori oleh Mega Nur dan dibuka untuk publik pada Selasa hingga Minggu pukul 10.00â19.00 WIB. Judul Menuju / Dari berangkat dari dua kata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. âMenujuâ bisa dimaknai sebagai arah, tujuan, atau proses bergerak ke sesuatu. Sementara âdariâ dapat merujuk pada asal, titik awal, atau hal-hal yang membentuk seseorang.
Ketiga seniman mencoba melihat kembali pengalaman sehari-hari, baik melalui tubuh, ingatan, keluarga, maupun benda-benda yang sering ditemui. Pameran ini tidak hanya bicara tentang perjalanan fisik, tetapi juga tentang proses seseorang mengenali dirinya, lingkungannya, dan hal-hal yang membentuk kehidupannya.
Mengapa Pameran Menuju/Dari Penting?
Pameran ini berangkat dari gagasan mengenai proses perpindahan dan berbagai lintasan yang membentuk pengalaman sehari-hari. Dengan tiga pendekatan yang berbeda, pameran Menuju / Dari memperlihatkan bagaimana tubuh, ingatan, dan benda keseharian dapat menjadi bahan untuk membaca pengalaman manusia secara lebih dekat.
Ayurika menampilkan karya yang berangkat dari tubuh, terutama kaki, sebagai bagian yang menjadi tumpuan saat manusia berdiri, berjalan, dan bergerak. Mutiara Riswari membawa tema ingatan keluarga dan asal-usul dengan menggunakan arang sebagai medium utama. Sementara itu, Rizki Tilarso hadir lewat karya-karya berbasis objek dengan menggunakan benda-benda sehari-hari.
Dampak Pameran bagi Dunia Seni
Pameran Menuju / Dari di EDSU House Yogyakarta menjadi salah satu contoh bagaimana seni rupa kontemporer dapat memperkaya pengalaman manusia. Dengan menghadirkan karya-karya yang berbasis pada keseharian, pameran ini mengajak pengunjung untuk melihat ulang hal-hal yang akrab di sekitar mereka.
EDS Uhouse menjadi penyelenggara pameran ini dan berfungsi sebagai ruang untuk pertemuan gagasan. Pameran ini menunjukkan bagaimana Yogyakarta tetap menjadi kota yang penting dalam ekosistem seni di Indonesia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pameran Menuju / Dari adalah salah satu contoh bagaimana seni dapat menjadi sarana untuk memahami pengalaman manusia. Dengan demikian, pameran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada perkembangan seni rupa kontemporer di Indonesia dan menjadi inspirasi bagi seniman dan pecinta seni.