Harga Pertalite-Solar Takkan Naik, ESDM: Seberat Apa pun
Pemerintah memastikan harga BBM subsidi, seperti Pertalite dan Solar, tidak akan mengalami kenaikan. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan, keputusan ini diambil untuk melindungi masyarakat rentan dari dampak kenaikan harga BBM. “Berkaitan dengan harga BBM non-subsidi, mungkin saya perlu jelaskan kembali, banyak mungkin di luar sana yang belum memahami dengan clear. BBM ini memang jenisnya ada dua, BBM subsidi dan BBM non-subsidi. BBM subsidi kita berbicara Pertalite dan juga Solar subsidi. Kalau untuk BBM subsidi ini dipastikan oleh Pak Presiden sesuai yang disampaikan oleh Kementerian ESDM untuk BBM subsidi Pertalite dan Solar tidak akan mengalami kenaikan,” kata Anggia.
Apa yang Terjadi?
Kementerian ESDM memastikan bahwa harga BBM subsidi, seperti Pertalite dan Solar, tidak akan naik. Sementara itu, harga BBM non-subsidi, seperti Pertamax, harus mengikuti harga pasar. “Kalau kita berbicara negara-negara kawasan di tetangga, sudah jauh lebih dulu mengalami kenaikan, penyesuaian. Tapi kita tahu di April kemarin sesuai arahan Presiden, pemerintah masih mencoba untuk menjaga kestabilan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat, makanya sempat ada diskusi dengan badan usaha baik itu pelat merah atau badan usaha swasta, untuk mempertahankan harga BBM non-subsidi, dalam hal ini Pertamax,” kata Anggia.
Mengapa dan Dampak
Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi, seperti Pertalite dan Solar, karena ingin melindungi masyarakat rentan dari dampak kenaikan harga BBM. “Tujuannya untuk melindungi masyarakat rentan. Sesulit apa pun kondisi geopolitik luar sana, ini yang terus dijaga,” kata Anggia. Sementara itu, harga BBM non-subsidi harus mengikuti harga pasar. “Apakah (harga BBM non-subsidi) bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun, bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun. Begitu juga sebaliknya, ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan, mau tidak mau tidak terhindarkan, harga BBM non-subsidi harus menyesuaikan dengan harga keekonomiannya,” kata Anggia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemerintah masih harus menjaga kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat. Dengan harga minyak dunia yang terus turun, tidak menutup kemungkinan harga BBM non-subsidi juga akan turun. “Untuk BBM non-subsidi kita berbicara tidak haya Pertamax, tapi juga produk BBM yang dijual oleh badan usaha swasta juga. Ini mekanismenya memang mengikuti mekanisme harga pasar. Minyak mentah dunia berapa harganya, apakah naik, apakah turun, nah mau tidak mau BBM non-subsidi itu harus mengikuti sesuai dengan harga keekonomian,” kata Anggia.