Erick Thohir dan Shin Tae-yong membahas rencana besar Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN 2026 dan persiapan menuju Piala Dunia 2030 dengan Presiden RI, Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat (19/7/2024). Dalam pertemuan tersebut, Erick mengungkapkan bahwa FIFA telah memberikan respons positif terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah ajang tersebut. Turnamen FIFA ASEAN 2026 dijadwalkan berlangsung pada September-Oktober 2026.
FIFA ASEAN 2026: Langkah Awal Menuju Piala Dunia 2030
Dalam laporannya, Erick mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo mendukung penuh pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN 2026. Presiden akan menyiapkan surat untuk mendukung pencalonan Indonesia, sehingga nantinya Indonesia bisa dipilih oleh FIFA sebagai tuan rumah. “Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah. Jadi kita tunggu nanti dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian,” ujar Erick.
Selain membahas peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Tim Nasional Indonesia. Erick mengatakan bahwa Presiden menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap seluruh program Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), terutama dalam mempersiapkan Timnas menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan dimulai pada September tahun depan.
Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo yang berdialog langsung dengan Shin Tae-yong menanyakan mengenai kesiapan tim menghadapi sejumlah agenda internasional dalam waktu dekat. Shin Tae-yong menjelaskan bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk AFF (ASEAN Football Federation) dan FIFA ASEAN. Shin Tae-yong menyebut kedua ajang tersebut dinilai menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat kualitas tim, memberi pengalaman kepada para pemain, sekaligus mengukur kesiapan skuad menuju target yang lebih besar.
“Dan kemudian ASEAN. FIFA ASEAN. Saya mendapatkan kesempatan besar untuk mengumpulkan yang terbaik dari yang terbaik untuk memenangkan turnamen itu, dan saya pikir itu penting. FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Timur, dan itu adalah langkah penting yang perlu kami ambil dan untuk membawa pulang piala sekarang,” imbuh Shin Tae-yong.
Apa Artinya Ini bagi Timnas Indonesia?
Menurut Shin Tae-yong, target lolos ke Piala Dunia 2030 menjadi motivasi utama yang terus mendorong seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras. “Saya pikir Presiden memiliki semangat yang besar terhadap sepak bola. Beliau, seperti setiap orang Indonesia, sama saja. Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan dan beliau adalah salah satunya. Beliau adalah satu dari 280 juta orang itu yang ingin kami lolos untuk tahun 2030. Segala yang kami lakukan. Setiap hari saat kami bangun, kami terobsesi dengan kualifikasi tersebut karena itu akan mengubah segalanya di negara kita untuk selamanya,” pungkas Shin Tae-yong.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kini, Timnas Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk mencapai target lolos ke Piala Dunia 2030. Namun, dengan dukungan penuh dari pemerintah dan semangat yang besar dari seluruh elemen tim, diharapkan Timnas Indonesia dapat mencapai target tersebut. Dengan persiapan yang matang dan kerja keras yang terus-menerus, diharapkan Timnas Indonesia dapat menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.