Mohamed Salah, nama yang tidak asing bagi pendukung AS Roma. Penyerang asal Mesir itu sempat membela Giallorossi sebelum hijrah ke Liverpool pada 2017. Kini, kabar mengejutkan datang dari Italia bahwa agen Salah menawarkan sang klien ke AS Roma pada bursa transfer musim panas ini.
Kesempatan yang Terlewatkan
Menurut laporan, manajemen AS Roma sempat mempertimbangkan untuk memulangkan Salah. Namun, peluang tersebut tidak berlanjut setelah klub memutuskan untuk fokus pada proyek jangka panjang dengan merekrut pemain-pemain yang lebih muda. Target Roma tidak lagi sekadar mengamankan posisi empat besar, tetapi menjadi penantang serius peraih scudetto.
Alasan di Balik Keputusan Roma
Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, faktor gaji tinggi pemain asal Mesir tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama yang membuat klub mengurungkan niat merekrutnya. Selain aspek finansial, Roma juga lebih tertarik membangun skuad dengan profil pemain yang lebih muda guna menjaga keberlanjutan proyek jangka panjang yang sedang dirancang.
Apa Artinya Ini bagi Roma dan Salah?
Kegagalan merekrut Salah tidak mengurangi ambisi Roma untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Italia. Sementara itu, Salah sendiri menutup perjalanannya bersama Liverpool dengan catatan luar biasa, mencetak 257 gol dan 123 assist di semua kompetisi. Kini, fokus Salah dan Roma akan tertuju pada kompetisi masing-masing, dengan Roma berjuang untuk kembali menjadi kekuatan dominan di Serie A dan Salah mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain top di Liverpool.
Mohamed Salah masih menjadi pemain penting bagi Liverpool, dan klub-klub lain pasti akan terus mengawasi situasi ini. Apakah Salah akan bertahan di Liverpool atau mencari tantangan baru? Yang jelas, kegagalan Roma merekrut Salah tidak mengurangi daya tarik pemain asal Mesir itu di bursa transfer.