Lamine Yamal memastikan dirinya siap turun sebagai starter saat Spanyol bertemu Arab Saudi di laga kedua Grup H Piala Dunia 2026. Yamal telah pulih dari cedera paha yang membekapnya sejak 22 April. Namun, pemain 19 tahun itu masih belum berani untuk bermain full 90 menit.
Kesiapan Yamal untuk Bermain
Yamal datang ke Piala Dunia 2026 dengan kondisi cedera paha yang bikin dia absen sejak 22 April. Dia juga melewatkan dua laga uji coba Spanyol kontra Irak dan Peru. Cedera Yamal ini membuatnya cuma tampil 15-20 menit saat Spanyol diimbangi Tanjung Verde 0-0 di laga pembuka Grup H awal pekan ini.
Banyak yang menilai bahwa Spanyol bisa saja menang andaikan Yamal dalam kondisi fit. Sebab, Spanyol kehilangan daya ledak di sisi sayap karena tidak cuma Yamal, tapi Nico Williams cuma dimainkan sebagai pengganti karena alasan serupa.
Momen Penentu di Laga Kontra Arab Saudi
Kabar baik untuk Spanyol adalah Yamal sudah fit untuk bermain sebagai starter. Namun, pemain 19 tahun itu merasa dirinya belum siap 100 persen jika harus bermain penuh. “Terlalu cepat jika harus bermain penuh, belum saatnya, tapi saya merasa bisa jadi starter dan bermain selama yang pelatih inginkan. Biar dia yang memutuskan. Saya merasa baik-baik saja dan termotivasi sekali. Saya sempat absen lama, tapi kini semua baik-baik saja,” ujar Yamal.
Apa Artinya Ini bagi Spanyol ke Depan?
Kehadiran Yamal diharapkan dapat meningkatkan performa Spanyol di Piala Dunia 2026. Dengan kemampuan dan kecepatan yang dimiliki, Yamal dapat menjadi ancaman bagi pertahanan lawan. Spanyol akan menghadapi Arab Saudi di Atlatan Stadium, Minggu (21/6) malam WIB besok. Kemenangan menjadi target utama bagi Spanyol untuk meningkatkan peluang lolos ke babak selanjutnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Spanyol masih memiliki jalan panjang di Piala Dunia 2026. Dengan skuad yang dimiliki, Spanyol diharapkan dapat tampil lebih baik di babak selanjutnya. Kehadiran Yamal dan pemain lainnya diharapkan dapat membantu Spanyol mencapai target mereka di turnamen ini.