Marc Cucurella secara mengejutkan memilih bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Pengumuman transfer tersebut dilakukan hanya beberapa jam sebelum Spanyol memainkan pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde.
Reaksi Gavi Soal Transfer Cucurella ke Madrid
Gelandang Spanyol Gavi menyebut rekan-rekannya tidak menyangka Cucurella akan pindah ke Madrid. Bek berusia 27 tahun itu sama sekali tidak membahas soal transfernya. “Kami baru tahu saat latihan sehari sebelumnya, ya, tepat setelah sesi,” ujar Gavi kepada RAC1. “Tidak ada yang tahu. Dia bungkam, kurang ajar. Kami tidak menduganya.”
Apa yang Terjadi?
Madrid mengumumkan transfer Cucurella dari Chelsea pada Senin (15/6/2026). Cucurella merupakan jebolan La Masia dan kini berpotensi menambah bumbu di El Clasico musim depan. Kedatangannya di Madrid akan membuatnya bersaing dengan pemain muda Lamine Yamal.
Mengapa dan Dampak
Kedatangan Cucurella ke Madrid dapat meningkatkan persaingan di lini belakang tim. Sebagai jebolan La Masia, Cucurella tentu memiliki motivasi untuk membuktikan diri saat melawan tim masa lalunya, Barcelona. “Sekarang dia harus bertahan melawan Lamine (Yamal). (Madrid) sudah sering ganti fullback dalam beberapa tahun terakhir, sangat sulit menghentikan Lamine, saya harap dia tetap tidak bisa dihentikan,” ucap Gavi.
Gavi juga mengomentari transfer Cucurella dengan menyatakan bahwa ini akan menyenangkan. “Saya suka Cucu sebagai lawan. Dia gigih, dia intens … dia rekrutan bagus untuk Madrid dan saya ikut senang untuknya,” katanya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Cucurella kini harus segera beradaptasi dengan skuad Madrid dan mempersiapkan diri untuk kompetisi yang akan datang. Sementara itu, timnas Spanyol juga akan menjalani pertandingan-pertandingan penting di Piala Dunia 2026. Bagi Cucurella, ini adalah babak baru dalam karirnya, dan semuanya masih harus dibuktikan di lapangan.