Pertemuan antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan perwakilan mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026, telah berakhir. Pertemuan yang berlangsung selama satu setengah jam itu menghasilkan beberapa poin penting. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR sudah melakukan audiensi dengan perwakilan mahasiswa dari Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, Universitas Mercu Buana, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Poin-Poin Hasil Pertemuan
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menyampaikan poin-poin hasil pertemuan didampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. Mereka menyampaikannya saat menemui massa aksi di atas mobil komando seusai pertemuan. Pertama, status tersangka 16 mahasiswa Universitas Trisakti dalam aksi demonstrasi peringatan 27 tahun Tragedi Trisakti di depan Balai Kota Jakarta tahun lalu akan dicabut. DPR juga sepakat membebaskan dua mahasiswa Universitas Mercu Buana yang ditangkap sebelum demonstrasi dimulai.
“Terkait dengan mahasiswa Trisakti yang 16 orang, yang posisinya masih tersangka tapi belum diproses, tadi Ketua Komisi III sudah berkomunikasi. Dalam satu minggu ke depan, inshaallah, mahasiswa Trisakti yang 16 itu status tersangkanya akan dicabut,” kata Saan di depan Gedung DPR RI.
Tuntutan Mahasiswa dan Respons DPR
Perwakilan mahasiswa menyampaikan aspirasi langsung ke Kepala BGN Nanik S. Deyang melalui sambungan telepon. Menurut Saan, dari hasil evaluasi dan penyisiran, BGN bisa menghemat Rp 70 triliun program makan bergizi gratis dari anggaran yang tidak efektif. “Nanti kalau teman-teman masih belum (puas) menanyakan lagi, nanti DPR akan memfasilitasi untuk berdialog secara langsung,” ujar Saan.
Pimpinan DPR juga menyinggung tuntutan mahasiswa ihwal kelangkaan BBM di Jakarta Barat dan daerah lain. Saan mengatakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah berdialog langsung dengan perwakilan mahasiswa. Bahlil, kata Saan, berjanji menyelesaikan masalah tersebut.
Apa Artinya Ini bagi Mahasiswa dan DPR?
Pertemuan antara DPR dan mahasiswa ini menunjukkan bahwa aspirasi mahasiswa didengar dan ditanggapi oleh DPR. Dengan dicabutnya status tersangka 16 mahasiswa Trisakti dan dibebaskannya dua mahasiswa Mercu Buana, diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa. Selain itu, DPR juga berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa terkait program makan bergizi gratis dan kelangkaan BBM.
Kedepannya, diharapkan DPR dan mahasiswa dapat terus berdialog dan bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta hubungan yang baik antara DPR dan mahasiswa, serta dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski pertemuan antara DPR dan mahasiswa telah menghasilkan beberapa poin penting, namun masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Oleh karena itu, diharapkan DPR dan mahasiswa dapat terus berdialog dan bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta hubungan yang baik antara DPR dan mahasiswa, serta dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.