Penurunan Performa yang Signifikan
Ramadhan Sananta sebelumnya menunjukkan performa yang cukup menjanjikan saat bermain untuk PSM Makassar di bawah asuhan pelatih Bernardo Tavares. Namun, setelah bergabung dengan Persis, performanya mulai menurun. Menurut Sapto, mantan pelatihnya di PPLP Riau, penurunan performa Sananta cukup signifikan. “Pilihan Ramadhan Sananta ke Persis tidak salah karena dia ingin merasakan petualangan baru. Tapi, sayang, penampilannya saya nilai ada penurunan dibanding saat main di PSM,” ujar Sapto.
Harapan untuk Bangkit di Persebaya
Saat ini, Sananta telah bergabung dengan Persebaya Surabaya, klub yang diharapkan dapat membantunya mengembalikan performa terbaiknya. Dengan bantuan pelatih Bernardo Tavares, yang pernah melambungkan namanya di PSM Makassar, Sananta diharapkan dapat menemukan kembali permainan terbaiknya. “Pemain bisa berkembang jika ditangani pelatih yang tepat. Ramadhan Sananta pernah bersinar di tangan Bernardo Tavares. Saya yakin dia akan menemukan kembali permainan terbaiknya di Persebaya,” kata Sapto.
Mengapa Sananta Masih Berpeluang di Piala AFF 2026
Meskipun performanya saat ini tidak sedang dalam titik tertinggi, Ramadhan Sananta masih memiliki peluang untuk membuktikan dirinya di Piala AFF 2026. Menurut Sapto, persaingan lini depan Timnas Indonesia cukup ketat, namun Sananta masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. “Ramadhan Sananta harus pelan-pelan kembali ke Timnas Indonesia. Peluang terbesarnya di Piala AFF nanti. Jika dia tampil bagus, dia akan bisa lanjut ke even lainnya,” ujar Sapto.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ramadhan Sananta masih memiliki jalan panjang untuk membuktikan dirinya kembali sebagai pemain yang berkualitas. Dengan kerja keras dan penampilan yang konsisten, ia diharapkan dapat kembali ke Timnas Indonesia dan menunjukkan kemampuannya di level internasional. Apakah Ramadhan Sananta dapat bangkit dan menunjukkan performanya yang terbaik? Kita tunggu saja perkembangan karirnya di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.