21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Viralnya destinasi wisata baru di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang mirip padang pasir Timur Tengah. Ternyata, lokasi ini dulunya bekas tambang pasir besi yang kini ramai dikunjungi wisatawan.

Padang pasir yang mirip dengan Timur Tengah kini menjadi destinasi wisata baru di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Lokasi ini merupakan bekas tambang pasir besi di Dusun Dedalpak, Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, yang kini menjadi viral di media sosial.

Asal Mula Kawasan Viral

Bekas tambang pasir besi tersebut kini menjadi daya tarik bagi wisatawan. Gundukan limbah bekas tambang tersebut mirip dengan padang pasir di Timur Tengah, sehingga banyak pengunjung yang berfoto dengan gaya ala Timur Tengah. Sebagian dari mereka datang untuk sekadar menikmati pemandangan sembari menanti momen matahari terbenam di ufuk barat.

🔖 Baca juga:
Cuaca Sulawesi Utara Hari Ini: 14 Juli 2026, Cerah Dominasi Sebagian Besar Wilayah

Salah satu pengunjung, Asma Rani (17), mengaku pertama kali datang ke pantai bekas tambang pasir besi tersebut. Sore itu, Asma berfoto di lokasi bekas tambang pasir tersebut dengan gaya busana ala Timur Tengah. “Tahunya dari TikTok. Ingin mencoba berfoto seperti yang lagi viral di medsos,” ujar Asma, Sabtu (20/6/2026).

Mengapa Lokasi Ini Menjadi Daya Tarik?

Lokasi ini menjadi daya tarik bagi pengunjung karena dapat merasakan sensasi padang pasir di Timur Tengah. Selain itu, pengunjung juga bisa berkuda sembari mengelilingi gundukan pasir tersebut. Biayanya pun cukup murah, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati sensasi berfoto sambil menunggang kuda dengan suasana bak di gurun pasir Timur Tengah.

“Warga di sini yang menyewakan kudanya dan pengunjung juga sangat senang bisa mencoba naik kuda. Itu jadi daya tarik juga,” kata Apriadi, salah seorang pengelola.

🔖 Baca juga:
Arkeolog Ungkap Benteng Kemiliteran Kuno Trenggalek, Rahasia Prasasti Kamulan Terjawab

Dampak dan Rencana Pengembangan

Apriadi menjelaskan gundukan tersebut merupakan limbah pasir besi bekas tambang yang dikelola P. AMG. Ia membenarkan tempat ini mulai ramai setelah viral di medsos. “Mulai ramai sudah enam hari karena ramai di medsos. Banyak yang penasaran juga makanya ramai yang datang,” imbuhnya.

Untuk sementara, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir Rp 2 ribu. Apriadi mengatakan biaya parkir tersebut akan digunakan untuk menambah fasilitas dan penataan supaya lebih menarik. “Uang parkirnya kami kumpulkan untuk menata tempat ini, supaya menarik lagi dan menambah fasilitas juga,” imbuh Apriadi.

Apa yang Perlu Diperhatikan Pengunjung?

Pengunjung disarankan untuk datang pada pagi atau sore hari supaya cuaca tidak terlalu panas. Agar lebih mudah, pengunjung bisa memasukkan keyword di Google Maps dengan nama lokasi Pantai Muara Harapan.

🔖 Baca juga:
Bupati TRK Tegaskan Investasi di Nagan Raya Fair 2026 untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Dengan viralnya lokasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan lingkungan dan mengembangkan potensi wisata lokal.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *