7 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Perdamaian Iran-Amerika berpotensi terganggu oleh dinamika politik dan keamanan di Timur Tengah. Bagaimana skenario dampak pasca-MoU AS-Iran menurut pengamat HI UI?

Pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia, Shofwan Al Banna Choiruzzad, mengungkapkan bahwa terdapat tiga kemungkinan yang mungkin terjadi pascapenandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran. Menurutnya, kesepakatan damai ini tidak lantas menandai berakhirnya dinamika politik dan keamanan di Timur Tengah. Israel, kata Shofwan, kemungkinan akan melakukan segala cara untuk menggagalkan perundingan damai lebih lanjut.

Tiga Skenario Pasca-MoU AS-Iran

Shofwan menjelaskan bahwa Israel menganggap kesepakatan damai ini merupakan bentuk kegagalan strategis, dan akan melakukan berbagai cara untuk menggagalkannya. Pemerintah Israel bahkan sudah menyiapkan daftar target operasi yang akan ditembak jika perdamaian yang final tidak dapat tercapai. Selain itu, Shofwan juga menyebutkan bahwa mantan Presiden AS Donald Trump tengah mengevaluasi dampak politik dari perubahan pendekatan Washington terhadap perang Iran.

Menurut Shofwan, dukungan penuh kepada Israel dinilai menimbulkan biaya politik yang tidak setimpal sehingga mendorong perubahan strategi. Perang selama 112 hari itu menyeret AS ke dalam kerugian politik yang sangat mahal. Shofwan juga menyebutkan bahwa kekalahan Zionis terhadap Iran berpotensi meningkatkan kebrutalan operasi militer di Palestina.

Dampak Bagi Warga Palestina

Shofwan mengimbau bahwa kesempatan ini merupakan peluang untuk membangun solidaritas kemanusiaan serta mengupayakan perdamaian permanen bagi warga Palestina. Jadikan momentum kesepakatan damai ini bukan untuk melupakan Gaza, tetapi justru kesadaran bahwa kekuatan militer raksasa dapat dikalahkan dengan keteguhan. Pada Jumat, perundingan teknis antara AS dan Iran yang seharusnya akan dilangsungkan di Swiss untuk membahas implementasi kesepakatan gencatan senjata permanen ditunda.

Penundaan Perundingan Teknis

Penundaan terjadi di tengah berlanjutnya operasi militer Zionis di Libanon Selatan yang memicu keberatan Iran. Menurut sejumlah laporan, Iran menunda pengiriman delegasinya ke Swiss karena serangan militer Zionis yang terus berlangsung. Serangan yang terjadi sejak Kamis malam hingga Jumat itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 16 orang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kesepakatan damai antara AS dan Iran masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Berbagai pihak masih harus bekerja sama untuk memastikan bahwa kesepakatan ini dapat terlaksana dengan baik dan membawa dampak positif bagi warga Palestina dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://dunia.tempo.co/read/2109559/pengamat-hi-ui-3-hal-pasca-mou-as-iran, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *