Pilihan yang Sulit
Pada Februari 2025, St. Clair secara terbuka mengungkapkan bahwa Musk adalah ayah dari putranya yang lahir sekitar lima bulan sebelumnya. Hubungan St. Clair dan Musk kemudian memburuk dan berkembang menjadi sengketa hukum. Menurut St. Clair, Musk mengirim pesan yang berisi instruksi untuk mentransfer dana sebesar US$15 juta guna membeli rumah dan menyediakan dana cadangan. Namun, beberapa hari kemudian, dia mendapat panggilan telepon panjang dari Jared Birchall, orang kepercayaan sekaligus manajer keuangan Musk.
Tawaran yang Ditolak
Dalam percakapan tersebut, St. Clair mengaku diminta untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan yang melarangnya berbicara tentang Musk maupun hal-hal yang berkaitan dengannya. St. Clair mengatakan bahwa dia langsung menolak gagasan tersebut. Musk kemudian menawarkan paket finansial yang lebih besar, yakni US$15 juta di muka serta US$100 ribu per bulan selama 20 tahun. Namun, St. Clair tetap menolak tawaran tersebut.
Mengapa dan Dampak
St. Clair memilih untuk mempertahankan moralitasnya demi anak-anaknya. Menurutnya, menandatangani NDA bukanlah pilihan yang benar secara moral. Dia lebih memilih tinggal di apartemen studio bersama kedua anaknya daripada menerima kesepakatan tersebut. Keputusan St. Clair ini menunjukkan bahwa dia lebih memprioritaskan kepentingan anak-anaknya daripada keuntungan finansial.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kini, St. Clair dan Musk terlibat dalam proses hukum yang masih berlangsung. Belum diketahui bagaimana hasil akhir dari kasus ini, namun yang jelas St. Clair telah menunjukkan keberaniannya untuk mempertahankan moralitasnya. Apakah keputusan St. Clair ini akan berdampak pada citra Musk di masyarakat? Kita harus menunggu hasil akhir dari kasus ini untuk mengetahui jawabannya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wolipop.detik.com/entertainment-news/d-8546128/mantan-pacar-elon-musk-tolak-uang-rp-700-miliar-ngaku-lebih-pilih-moral, without altering the facts of the original article.