Strategi Internasionalisasi UMY
Achmad mengatakan bahwa keunggulan ini ditopang oleh strategi internasionalisasi UMY yang bekerja sama dengan seluruh universitas di dunia tanpa memandang perbedaan afiliasi keagamaan universitas. “Kami memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan berbagai mitra luar negeri untuk membuka peluang bagi akademisi dan peneliti internasional untuk bergabung sebagai international staff,” kata Achmad. Dengan langkah kerja sama itu, variasi perspektif keilmuan dari berbagai belahan dunia hadir di kampus tersebut.
Momen Penentu di Indikator Internasional
Di antara 20 universitas di Indonesia yang masuk dalam ranking QS WUR 2027, UMY menempati posisi pertama untuk indikator International Faculty Ratio, melampaui universitas negeri dan swasta yang selama ini mendominasi pemeringkatan nasional dan internasional. Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY Slamet Riyadi menambahkan bahwa perluasan jejaring internasional menjadi kunci yang akan terus dikembangkan. “Saat ini kami sedang memperluas jangkauan international staff atau dosen asing UMY dari berbagai benua,” kata Slamet. Langkah itu untuk memastikan keahlian khusus dari berbagai budaya akademik di luar negeri hadir di UMY, tidak hanya dalam pengajaran, tapi juga dalam penelitian. “Melalui dosen asing yang juga melakukan penelitian, kami memperkuat penelitian inovasi hingga tahap hilirisasi,” imbuh Slamet.
Apa Artinya Ini bagi UMY ke Depan?
Kepala Badan Perencanaan dan Reputasi Global Mega Hidayati mengatakan seluruh capaian indikator penilaian dalam QS WUR yang diraih UMY tercatat naik di tahun 2027 dengan beberapa indikator yang mengalami kenaikan signifikan. Persentase kenaikan Employer Reputation sebesar 83 persen, dan kenaikan di dua indikator International Research Network dan Employment Outcomes pun masing-masing sebesar 100 persen. “Kehadiran dosen internasional di UMY berkontribusi dalam meningkatkan inklusivitas pengajaran yang memperkaya pengalaman dan perspektif akademik mahasiswa, memperkuat kualitas riset, dan memperluas kolaborasi global,” kata Mega. Dengan capaian ini, UMY diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitiannya, serta menjadi contoh bagi universitas lain di Indonesia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meskipun telah mencapai prestasi yang gemilang, UMY masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk terus meningkatkan kualitasnya. Dengan terus memperkuat jejaring internasional dan meningkatkan kualitas penelitian, UMY diharapkan dapat menjadi salah satu universitas terkemuka di dunia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2110276/rasio-dosen-asing-umy-ungguli-ptn-masuk-peringkat-240-dunia, without altering the facts of the original article.