21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Kemenkeu targetkan Rp 10 triliun dari lelang sukuk pada 30 Juni. Apakah target ini akan tercapai dan bagaimana dampaknya bagi perekonomian Indonesia?

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan kembali melelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa, 30 Juni 2026. Lelang obligasi ini ditargetkan meraup Rp 10 triliun atau lebih rendah dari target pada lelang sebelumnya, yakni Rp 12 triliun. Kemenkeu berharap dapat memenuhi target ini dengan menawarkan delapan seri SBSN, termasuk seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara-Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk).

Detail Lelang Sukuk

Menurut laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, seri SBSN yang dilelang adalah seri SPNS10082026 (reopening), SPNS16122026 (reopening), dan SPNS01032027 (reopening). Ketiga seri tersebut memiliki imbal hasil diskonto. Selain itu, ada seri PBS030 (reopening), PBS040 (reopening), PBS034 (reopening), PBS005 (reopening) dan seri PBS038 (reopening). Seri PBS038 menawarkan imbal hasil tertinggi yakni 6,87500 persen, sedangkan seri yang menawarkan imbal hasil terendah adalah PBS040 senilai 5 persen.

🔖 Baca juga:
Pemerintah Gelontorkan Stimulus Rp26,34 T, Apakah Mampu Kerek Konsumsi?

Mengapa Lelang Sukuk Dilakukan?

Lelang sukuk negara merupakan bagian dari pembiayaan anggaran dan juga menalangi defisit APBN tahun ini yang ditargetkan mencapai Rp 689,1 triliun. Berdasarkan undang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2026 atau UU APBN nomor 17 tahun 2025, pembiayaan utang tahun ini ditargetkan Rp 832,2 triliun. Angkanya naik dibanding target tahun lalu yang sebesar Rp 775,9 triliun. Dengan demikian, lelang sukuk ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan anggaran.

Dampak Lelang Sukuk

Minat investor dalam lelang sukuk negara merosot dalam lelang sebelumnya. Penawaran masuk atau incoming bids pada lelang SBSN 17 Juni lalu tercatat Rp 19,14 triliun sedangkan penawaran pada lelang 2 Juni 2026 tercatat Rp 26,04 triliun. Pada lelang sebelumnya, dengan target Rp 12 triliun pemerintah memutuskan hanya menyerap Rp 9,45 triliun. Oleh karena itu, lelang kali ini diharapkan dapat meningkatkan minat investor dan memenuhi target yang telah ditetapkan.

🔖 Baca juga:
Pemerintah Luncurkan Program Hunian Subsidi, Cicilan Rumah Bisa Sampai 40 Tahun

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Lelang kali ini akan dibuka Selasa, 30 Juni 2026 pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama sedangkan setelmen akan dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2026 atau 2 hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang. Dengan demikian, pemerintah diharapkan dapat memenuhi target lelang sukuk dan meningkatkan pembiayaan anggaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bisnis.tempo.co/read/2110898/kemenkeu-targetkan-rp-10-triliun-dari-lelang-sukuk-30-juni, without altering the facts of the original article.

🔖 Baca juga:
Jakarta Fair 2026: Rano Karno Optimis Ekonomi Jakarta Masih Tangguh

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *