21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
29 pelaku pencuri kabel ditangkap dengan modus unik menggunakan traffic cone. Bagaimana aksi sindikat ini bisa terbongkar? Simak penangkapan massal ini!

Sebanyak 29 orang pelaku pencurian kabel tembaga dengan modus unik menggunakan traffic cone berhasil diciduk dalam satu kali operasi penyergapan oleh Polda Lampung. Sindikat pencuri kabel ini terbilang sangat profesional dengan menyamar sebagai kru teknisi resmi lengkap dengan peralatan canggih dan rambu pembatas jalan. Modus operandi mereka adalah dengan melakukan survei lapangan menggunakan alat pelacak logam canggih untuk memetakan koordinat persis kabel tembaga yang tertanam di dalam tanah.

Momen Penentu di Menit Akhir

Dirreskrimum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan, mengungkapkan bahwa penangkapan massal ini bermula dari kejelian personel di lapangan yang menindaklanjuti laporan darurat dari masyarakat. Pada Sabtu, 27 Juni 2026 sekira jam 01.35 WIB dini hari, polisi mendapatkan informasi valid dari warga mengenai adanya aktivitas mencurigakan yang diklaim sebagai perbaikan jaringan. Setelah digerebek, ternyata itu tindak pidana pencurian, dan total 29 pelaku langsung diamankan di tempat.

🔖 Baca juga:
Royke Tikam Steven Yanis, Motif Penikaman di Motoling Minsel Terungkap

Kombes Pol Indra Hermawan menjelaskan bahwa sindikat ini terlebih dahulu melakukan survei lapangan menggunakan alat pelacak logam canggih (lokator) untuk memetakan koordinat persis kabel tembaga yang tertanam di dalam tanah. Setelah titik koordinat didapatkan, mereka memasang deretan pembatas jalan (traffic cone) di sepanjang jalur operasi. Langkah ini sengaja dilakukan agar para pengguna jalan dan masyarakat mengira tengah ada proyek perawatan jaringan berkala dari pihak Telkom.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Modus operandi yang digunakan gerombolan ini terstruktur rapi layaknya vendor resmi. Mandor komplotan membagi peran secara spesifik kepada 29 pelaku. Ada yang bertugas menggali tanah, ada yang kebagian peran mengenakan rompi untuk mengatur arus lalu lintas, serta sebagian bertindak sebagai pengawas situasi (mata-mata). Mereka menggali tanah di dua titik berbeda dengan jarak bentangan sekitar 5 meter. Setelah pipa pelindung terbuka, kabel tembaga di dalamnya langsung dipotong di kedua sisi.

🔖 Baca juga:
Kasus Pembunuhan Gadis Muda Tanpa Busana, Polisi Ungkap Motif Pacar yang Tega Melakukan

Uniknya, demi mempercepat proses pemindahan, komplotan ini tidak menarik kabel secara manual. Mereka mengikat ujung kabel tembaga tersebut ke sasis mobil truk engkel, lalu menginjak gas dalam-dalam hingga kabel bawah tanah itu tercabut secara paksa. Setelah kabel raksasa itu terangkat ke bak truk, para pelaku sempat mencoba menutup dan merapikan kembali lubang galian tanah agar tidak menimbulkan kecurigaan di pagi harinya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penangkapan sindikat pencuri kabel tembaga ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian serius dalam menangani kasus pencurian yang merugikan negara dan masyarakat. Dampak dari aksi pencurian kabel tembaga ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi pihak Telkom dan masyarakat yang menggunakan jasa telekomunikasi. Oleh karena itu, penangkapan sindikat ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya dan meningkatkan keamanan masyarakat.

🔖 Baca juga:
Remaja 13 Tahun Tewas dalam Tabrakan Motor saat Dibonceng Ayahnya

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam upaya mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan, pihak kepolisian dan pihak terkait harus meningkatkan keamanan dan pengawasan terhadap infrastruktur telekomunikasi. Selain itu, masyarakat juga harus lebih waspada dan melaporkan kegiatan mencurigakan kepada pihak berwajib. Dengan kerja sama antara pihak kepolisian, pihak terkait, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1212680/pakai-traffic-cone-untuk-kelabui-warga-29-orang-sindikat-pencuri-kabel-ditangkap, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *