Berita Hari Ini – 03 April 2026 | Jakarta, 1 April 2026 – Pasar logam mulia Indonesia kembali mencatat lonjakan signifikan. Pada hari Rabu, harga emas Antam yang diperdagangkan melalui jaringan PT Pegadaian (Persero) mencapai level tertinggi baru, hampir menyentuh batas tiga juta rupiah per gram. Kenaikan ini sejalan dengan pergerakan harga global yang dipicu melemahnya dolar AS dan sentimen positif setelah meredanya ketegangan di Timur Tengah.
Rincian Harga Antam per Gram
Berikut adalah harga emas Antam yang tercatat pada portal Sahabat Pegadaian pada pukul 07.30 WIB, 1 April 2026. Harga ini masih mengacu pada data perdagangan sebelumnya, yaitu sebelum penyesuaian pada 2 April.
| Berat (gram) | Harga (Rp) |
|---|---|
| 0,5 | 1.562.000 |
| 1 | 2.941.000 |
| 2 | 5.874.000 |
| 5 | 14.705.000 |
| 10 | 29.410.000 |
| 25 | 73.525.000 |
| 50 | 147.050.000 |
| 100 | 294.100.000 |
Harga tersebut mencerminkan kenaikan sekitar Rp78.000 per gram dibandingkan dengan nilai yang tertera pada 31 Maret 2026. Kenaikan ini menandai perubahan terbesar dalam tiga minggu terakhir.
Perbandingan dengan Produk Lain
Untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap, berikut adalah harga UBS dan Galeri24 pada saat yang sama. Kedua merek tersebut juga mengalami kenaikan, meskipun dengan selisih yang lebih kecil.
- Emas UBS: Rp2.857.000 per gram (naik Rp66.000 menjadi Rp2.923.000 pada 2 April).
- Emas Galeri24: Rp2.844.000 per gram (naik Rp64.000 menjadi Rp2.908.000 pada 2 April).
Perbedaan harga antar merek dipengaruhi oleh biaya produksi, distribusi, serta kebijakan penetapan harga masing-masing produsen.
Penyebab Kenaikan Harga
Beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas Antam antara lain:
- Penguatan harga emas dunia: Harga spot emas di pasar internasional pada Rabu, 1 April 2026, naik 2,5% menjadi USD 4.784,22 per ounce, tertinggi sejak 19 Maret 2026.
- Melemahnya dolar AS: Penurunan nilai tukar dolar membuat emas menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, meningkatkan permintaan.
- Ekspektasi inflasi: Ketidakpastian inflasi domestik mendorong investor mencari aset safe‑haven, sehingga meningkatkan permintaan emas dalam bentuk batangan.
Selain itu, laporan dari CNBC mencatat bahwa kontrak berjangka emas di Amerika Serikat naik 2,9% menjadi USD 4.813,10 per ounce, menegaskan tren bullish yang berlanjut.
Dampak bagi Investor Ritel
Lonjakan harga ini memberikan sinyal bagi para investor ritel. Bagi mereka yang berencana membeli emas fisik, terutama dalam bentuk batangan Antam, harga baru ini berarti investasi awal yang lebih tinggi. Namun, bagi yang telah memiliki emas Antam, nilai portofolio mereka kini mengalami apresiasi otomatis.
Pegadaian tetap menyediakan variasi ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram untuk emas Antam, sehingga investor dapat menyesuaikan pembelian sesuai dengan dana yang dimiliki. Untuk produk UBS dan Galeri24, pilihan ukuran lebih luas, mencapai 500 gram dan 1.000 gram masing‑masing.
Para analis menyarankan agar pembeli tetap memantau update harga secara real‑time melalui portal Sahabat Pegadaian atau aplikasi Logam Mulia, karena harga emas dapat berubah setiap menit mengikuti dinamika pasar global.
Dengan prospek harga dunia yang masih menguat, kemungkinan besar harga emas Antam di Pegadaian akan tetap berada di level tiga juta rupiah per gram atau bahkan melampauinya dalam beberapa hari ke depan.