Pengesahan Dancesport di Porprov Sulsel Masih Tergantung
Pengurus Provinsi Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia Sulawesi Selatan (IODI Sulsel) masih berupaya memastikan cabang olahraga dancesport dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel. Upaya hukum dilakukan IODI Sulsel untuk mengembalikan dancesport ke ajang olahraga terbesar di Sulsel ini. IODI Sulsel telah bertemu dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bone sebagai tuan rumah Porprov pada Sabtu (27/6/2026).
Momen Penentu di Menit Akhir
KONI Bone menerima dengan tangan terbuka dancesport dipertandingkan di Porprov. Mereka bahkan telah menyiapkan Gedung PKK Bone sebagai venue pertandingan. Namun, keputusan final masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari KONI Sulsel. “Mereka sangat terima (dancesport dipertandingkan), hanya saja masih menunggu informasi karena mereka hanya menjalankan SK yang sudah dikeluarkan KONI Sulsel dan belum ada SK baru,” ungkap Sekretaris Umum IODI Sulsel, Ade Tri Putra.
Apa yang Terjadi Sebelumnya?
Sebelumnya, isu dancesport dicoret dari daftar cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov Sulsel beredar luas. Namun, perlu digaris bawahi bahwa keputusan cabang olahraga dipertandingkan di Porprov bukan kewenangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, tapi KONI Sulsel. “Semua harus berjalan sesuai SK KONI,” kata Ade Tri Putra.
Upaya Penyelesaian dan Dampaknya
Untuk menyelesaikan persoalan ini, IODI Sulsel akan bertemu dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Suherman. Pertemuan difasilitasi oleh Ketua Harian KONI Sulsel, Chalik Suang, dan rencananya akan berlangsung di Kantor Dispora Sulsel pada Jumat (3/7/2026). IODI Sulsel akan membawa berbagai dokumen pendukung yang menyatakan dancesport harus tetap dipertandingkan di Porprov, termasuk hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov yang meloloskan 181 atlet ke Porprov Wajo-Bone.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keputusan final mengenai dipertandingkannya dancesport di Porprov Sulsel akan berdampak signifikan pada para atlet dancesport di Sulsel. Jika dancesport tidak dipertandingkan, maka para atlet akan kehilangan kesempatan untuk berkompetisi dan meningkatkan kemampuan mereka. Oleh karena itu, upaya IODI Sulsel untuk memastikan dancesport dipertandingkan sangatlah penting.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Upaya IODI Sulsel untuk memastikan dancesport dipertandingkan di Porprov Sulsel masih panjang. Dengan pertemuan yang akan berlangsung dengan Kadispora Sulsel, diharapkan dapat diperoleh keputusan yang menguntungkan bagi para atlet dancesport. IODI Sulsel berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak para atlet dancesport dan memastikan bahwa mereka dapat berkompetisi di ajang yang seharusnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/sport/1843079/iodi-perjuangankan-cabor-dancesport-tetap-dipertandingkan-di-porprov-sulsel, without altering the facts of the original article.