Berita Hari Ini – 27 April 2026 | Bryan Mbeumo, penyerang asal Kamerun yang dibeli Manchester United dengan nilai transfer sekitar £71 juta pada musim panas 2025, kini berada di persimpangan karier. Setelah mencetak sembilan gol dalam sepuluh penampilan awal Premier League, pemain berusia 26 tahun ini mengalami penurunan tajam dalam kontribusi menyerang, menimbulkan pertanyaan tentang peranannya di tim setan merah.
Awal Gemilang di Old Trafford
Debut Mbeumo di Old Trafford langsung mengukir catatan mengesankan. Enam gol dalam empat bulan pertama termasuk gol penentu kemenangan melawan Brighton dan dua gol dalam kemenangan 4‑2 atas klub rival, menjadikannya sorotan utama media Inggris. Pelatih asal Portugal, Ruben Amorim, memujinya sebagai “mesin kerja” yang mampu menembus pertahanan lawan dengan kecepatan lebih dari 34 km/jam, sekaligus menjadi titik fokus serangan bersama Amad Diallo.
Ritual Unik Sebelum Laga
Salah satu sisi menarik Mbeumo adalah ritual persiapan mentalnya: bermain catur sebelum setiap pertandingan. Ritual ini diklaim membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan membaca pergerakan lawan, sebuah kebiasaan yang ia bawa sejak masa muda di Kamerun.
Transisi dan Penurunan Performa
Perubahan kepelatihan pada Januari 2026, ketika Michael Carrick mengambil alih setelah pemecatan Amorim, menjadi titik balik yang tak terduga. Mbeumo dipindahkan dari posisi gelandang serang nomor 10 ke sayap kanan dalam formasi 3‑4‑2‑1 yang lebih defensif. Meskipun ia mencetak gol pertama di era Carrick melawan Manchester City, gol tersebut menjadi yang terakhir. Sejak 7 Februari 2026, saat ia menembak gawang Tottenham, Mbeumo belum mencetak gol dalam delapan pertandingan, termasuk tujuh kali sebagai starter.
Statistik terbaru menunjukkan:
- Penampilan: 25
- Gol: 9 (terakhir 7 Feb)
- Assist: 3 (termasuk assist untuk Benjamin Sesko melawan West Ham)
- Tembakan ke gawang dalam 6 laga terakhir: 0
Selain kegagalan mencetak gol, Mbeumo juga terlihat kurang berbahaya di area penalti, contohnya tembakan melambung di atas mistar melawan Newcastle yang berujung pada kekalahan 2‑1. Ketidakefektifan ini tidak menghalangi United dari meraih delapan kemenangan dari 12 pertandingan terakhir, namun menurunkan kontribusi serangan tim secara keseluruhan.
Persaingan Internal dan Tekanan
Amad Diallo, yang dulu menjadi pasangan sinergis Mbeumo, kini menjadi pesaing langsung untuk posisi sayap kanan. Diallo menunjukkan performa mengesankan sebagai pengganti, terutama dalam laga melawan Chelsea, menambah tekanan pada Mbeumo untuk segera menemukan kembali sentuhan golnya. Michael Carrick sendiri dikabarkan masih mempertimbangkan rotasi pemain depan, termasuk kemungkinan menurunkan Mbeumo jika kebuntuan berlanjut.
Prediksi Laga Manchester United vs Brentford
Pertandingan melawan Brentford pada 28 April 2026 menjadi ujian penting. United diprediksi akan menurunkan susunan 4‑2‑3‑1 dengan Mbeumo sebagai striker tunggal. Brentford, yang baru saja menahan imbang Fulham, mengandalkan Igor Thiago di lini depan. Jika Mbeumo mampu memanfaatkan kecepatan dan kemampuan menembus ruang, United berpeluang mencetak dua gol dan memperkuat posisi ketiga klasemen. Namun, kegagalan mengkonversi peluang dapat mengakibatkan hasil imbang yang merugikan juara liga.
Langkah Perbaikan
Untuk mengembalikan performa, Mbeumo perlu menyesuaikan taktiknya kembali ke peran penyerang pusat, memanfaatkan kemampuan menembus pertahanan lawan melalui pergerakan diagonal. Pelatih Carrick dapat mengintegrasikan sesi latihan khusus tembakan akhir, sekaligus memanfaatkan ritual catur sebagai alat visualisasi. Dukungan rekan satu lini, khususnya Matheus Cunha, yang berada dalam kondisi fit, juga penting untuk menciptakan kombinasi serangan dua arah.
Jika Mbeumo mampu mengatasi kebuntuan dalam lima laga ke depan, ia tidak hanya akan mengamankan posisi United di papan atas, tetapi juga mengembalikan nilai investasi transfer yang signifikan. Sebaliknya, kegagalan berkelanjutan dapat memaksa United untuk mengevaluasi kembali kebijakan transfernya menjelang jendela musim panas.
Dengan tekanan yang terus meningkat, Bryan Mbeumo berada di ambang keputusan karier penting. Kualitas fisik, kecepatan, dan ritual mentalnya tetap menjadi aset, namun hanya konsistensi dalam mencetak gol yang akan menentukan apakah ia tetap menjadi andalan Setan Merah atau menjadi catatan singkat dalam sejarah Premier League.