9 Juni 2026

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 28 April 2026 | Kelompok aktivis pro-Palestina di Inggris, People Against Genocide, melakukan serangan terhadap pabrik drone Israel yang berlokasi di kota Leicester pada Jumat, 24 April 2026. Aksi tersebut menimbulkan sorotan nasional dan menambah intensitas perdebatan mengenai hubungan militer antara Inggris dan Israel serta implikasinya terhadap konflik di Gaza.

Latar Belakang Aksi

People Against Genocide menilai bahwa Elbit Systems, perusahaan pertahanan asal Israel, berperan penting dalam memasok drone dan peralatan militer ke militer Israel. Menurut data internal, pabrik di Leicester menghasilkan sekitar 85 persen drone yang digunakan dalam operasi militer Israel di Gaza. Aktivis menuduh pemerintah Inggris terlibat dalam “perdagangan senjata” yang memperpanjang penderitaan warga Palestina.

🔖 Baca juga:
Vincent Kompany Minta Allianz Arena Lebih Angker: Leg Kedua Bayern vs PSG Diprediksi Hujan Gol!

Rincian Pelaksanaan

Menurut laporan kepolisian Leicester, sekitar tiga belas orang aktivis berhasil menerobos atap pabrik pada malam hari. Sesampainya di atap, mereka melukis slogan menggunakan cat semprot, antara lain “Free Palestine”, “Shut Elbit Down” dan “Intifada Revolution”. Setelah menandai atap, kelompok tersebut menuruni tali dan memasuki gedung pabrik, menyebabkan kerusakan pada beberapa pintu masuk serta peralatan produksi.

Selama berada di dalam, aktivis merekam video aksi mereka dan menyiarkannya melalui platform media sosial. Tujuan utama adalah menarik perhatian publik internasional serta menekan pemerintah Inggris agar menghentikan kerja sama pertahanan dengan Israel.

Reaksi Aparat Keamanan

Polisi Leicester berhasil menangkap enam orang yang terlibat dalam aksi perusakan properti. Mereka dikenai tuduhan melanggar Undang-Undang Keamanan Publik dan perusakan properti. Pihak kepolisian menegaskan hak untuk melakukan protes damai tetap dilindungi, namun tindakan yang mengancam keamanan atau merusak properti tidak dapat ditoleransi.

Seorang juru bicara kepolisian menyatakan, “Kami mendukung kebebasan berpendapat, namun kami juga harus memastikan ketertiban publik. Setiap tindakan yang melanggar hukum akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku.”

🔖 Baca juga:
Kim Jong Un Blak-blakan: Perintah Bunuh Diri Tentara di Ukraina dan Kerjasama Militer dengan Rusia

Sejarah Protes terhadap Elbit Systems

Serangan ini bukan pertama kalinya Elbit Systems menjadi target demonstrasi di Inggris. Selama beberapa tahun terakhir, kelompok pro-Palestina secara konsisten menuntut penutupan pabrik tersebut. Pada 2022, aksi damai di depan kantor pusat perusahaan di London berhasil menimbulkan perdebatan di parlemen mengenai lisensi ekspor senjata ke Israel. Namun, hingga kini belum ada keputusan konkret untuk menutup fasilitas produksi di Leicester.

Implikasi Politik dan Ekonomi

Penutupan pabrik drone Israel berpotensi mengganggu rantai pasokan militer Israel, yang selama ini mengandalkan teknologi drone buatan Elbit. Di sisi lain, pabrik tersebut memberikan lapangan kerja bagi lebih dari 300 warga Leicester, sehingga keputusan penutupan dapat menimbulkan konsekuensi ekonomi lokal yang signifikan.

Pemerintah Inggris berada pada posisi dilematis antara menanggapi tekanan publik yang semakin menguat dan menjaga hubungan pertahanan strategis dengan sekutu utama, termasuk Israel. Beberapa anggota parlemen Partai Buruh telah mengajukan pertanyaan kepada Menteri Pertahanan tentang transparansi kontrak militer dengan Elbit Systems.

Respons Internasional

Organisasi hak asasi manusia internasional, termasuk Amnesty International, menyatakan keprihatinan atas penggunaan drone dalam operasi militer yang berpotensi melanggar hukum humaniter. Sementara itu, pemerintah Israel menegaskan bahwa drone yang diproduksi di Leicester hanya digunakan untuk “keamanan nasional” dan tidak menargetkan warga sipil.

🔖 Baca juga:
Sao Paulo: Dari Laga Sepak Bola hingga Pameran Seni, Kota yang Menjadi Pusat Dinamika Global

Di tengah dinamika ini, aksi pro-Palestina di Leicester menambah daftar peristiwa global yang menyoroti keterkaitan antara industri militer, kebijakan luar negeri, dan gerakan sosial. Meskipun aksi tersebut menimbulkan kerusakan material, ia berhasil menyalakan kembali perdebatan publik tentang etika perdagangan senjata dan tanggung jawab negara dalam konflik bersenjata.

Ke depan, tekanan terhadap pabrik drone Israel diperkirakan akan terus berlanjut, baik dari kalangan aktivis, lembaga hak asasi manusia, maupun sebagian anggota parlemen. Pemerintah Inggris harus menyeimbangkan kepentingan keamanan nasional dengan tuntutan moral publik yang semakin menuntut akuntabilitas dalam kebijakan pertahanan.

Views: 5

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *