Momen Penentu di Menit Akhir
Seorang pengamat kerajaan, Kinsey Schofield, mengungkapkan bahwa protokol manajemen risiko ini meliputi kesiagaan staff kerajaan hingga sekretaris pribadi Raja Charles selama pertemuan dengan sang anak berlangsung. “Raja beserta para pejabat istana telah menyusun strategi dengan cermat mengenai cara berinteraksi dengan Pangeran Harry, termasuk memastikan ada saksi yang hadir secara tidak mencolok di dalam ruangan,” kata Schofield. “Sekretaris pribadi Raja juga diketahui selalu bersiaga dan siap turun tangan apabila percakapan menjadi tidak nyaman atau muncul permintaan yang sulit. Mereka akan mengakhiri pertemuan dengan mengingatkan Raja bahwa agenda berikutnya memerlukan waktu perjalanan tambahan sehingga beliau harus segera pergi,” kata Schofield.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Menurut Schofield, protokol tersebut telah berkembang selama bertahun-tahun dan bahkan sudah diterapkan sejak sebelum Ratu Elizabeth II wafat pada September 2022. “Para ajudan istana atau sahabat terpercaya kerap hadir dalam pertemuan maupun percakapan telepon sebagai saksi sekaligus memberikan dukungan jika diperlukan,” klaimnya mengenai protokol yang diterapkan mendiang Ratu Elizabeth II. Schofield menjelaskan bahwa staf kerajaan kini menangani setiap kunjungan Harry dengan pendekatan “manajemen risiko” sebagai upaya melindungi institusi kerajaan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Penerapan protokol manajemen risiko ini merujuk pada langkah Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk mundur sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris pada tahun 2020. Keputusan untuk meninggalkan Inggris itu memicu keretakan berkepanjangan dengan keluarga kerajaan. “Istana Buckingham kini memandang setiap interaksi dengan Pangeran Harry dari sudut pandang melindungi institusi kerajaan, bukan lagi menjaga hubungan keluarga,” kata Schofield. “Hal itu mungkin terdengar menyedihkan bagi sebagian orang, tetapi dari sudut pandang istana, berbagai peristiwa dalam beberapa tahun terakhir membuat mereka percaya banyak keputusan Harry pada akhirnya lebih menguntungkan kepentingannya sendiri daripada keluarganya,” lanjutnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ratu Camilla tidak terlalu berminat berinteraksi dengan Harry maupun Meghan. Ia akan mendukung Raja jika diminta, tetapi tidak melihat adanya manfaat untuk kembali membuka persoalan lama. “Sejauh yang saya ketahui, Ratu Camilla tidak terlalu berminat berinteraksi dengan Harry maupun Meghan. Ia akan mendukung Raja jika diminta, tetapi tidak melihat adanya manfaat untuk kembali membuka persoalan lama,” ujarnya. Menurut sumber, di kalangan kerajaan berkembang keyakinan bahwa interaksi dengan Harry dan Meghan Markle kerap diikuti oleh pengungkapan informasi kepada publik atau munculnya narasi tandingan, sehingga kepercayaan menjadi sangat sulit dipulihkan. Charles telah menunjukkan bahwa ia bersedia menjaga jarak ketika pembicaraan mulai berfokus pada uang atau persoalan keluarga yang sensitif.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260703153431-234-1376512/istana-terapkan-protokol-khusus-saat-raja-charles-temui-harry, without altering the facts of the original article.