Program Sistem Keuangan Syariah Inklusif dan Finansial (SYAFIF) Goes to Banjarmasin sukses besar dengan meraup Rp2,71 triliun. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Kalimantan Selatan. Berdasarkan data yang disampaikan Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, program SYAFIF berhasil menghimpun dana sekitar Rp96,72 miliar dari 27.599 rekening.
Capaian Positif dalam Pelaksanaan SYAFIF
Dalam pelaksanaan SYAFIF Goes to Banjarmasin, yang berlangsung sejak 4 Juni 2026 hingga 5 Juli 2026, terdapat beberapa capaian positif. Realisasi pembiayaan, pegadaian, dan penjaminan mencapai Rp2,61 triliun dengan 977 rekening. Capaian ini masih berpotensi bertambah seiring dengan pelaksanaan post-event SYAFIF di Jakarta yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
Strategi Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah
Program SYAFIF menghadirkan 20 booth ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, yang terdiri dari 17 Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah, 1 lembaga amil zakat, serta 2 lembaga regulator, yaitu OJK dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan keuangan syariah kepada masyarakat luas, sehingga masyarakat dapat memperoleh edukasi sekaligus memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah dalam satu lokasi.
MENGAPA & DAMPAK
Kegiatan SYAFIF ini penting karena pengembangan keuangan syariah sejalan dengan budaya dan nilai-nilai masyarakat Kalimantan Selatan. Dengan demikian, literasi dan inklusi keuangan syariah dapat meningkat, memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian lokal. Dampak ke depan, upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah akan terus dikolaborasikan di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, sehingga manfaat edukasi dan akses terhadap produk serta layanan keuangan syariah dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas secara nyata, inklusif, dan berkelanjutan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Setelah Banjarmasin, kegiatan SYAFIF akan dilanjutkan di empat kota berikutnya, yaitu Jakarta, Semarang, Aceh, dan Makassar. OJK mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan keuangan syariah dapat menjadi bagian penting dalam perekonomian Indonesia, memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/bisnis/1367576/syafif-goes-to-banjarmasin-berakhir-raup-rp271-triliundari-dana-pembiayaan, without altering the facts of the original article.