Peluang Kerja Lulusan SMK Teknik Audio Video (TAV): Kompetensi dan Gaji Teknisi
KompetitifMakassar Hijau menjadi target Pemerintah Kota Makassar dengan melibatkan ketua RT dan RW dalam upaya memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tengah keterbatasan lahan perkotaan. Keterlibatan pengurus lingkungan penting karena mereka berada paling dekat dengan masyarakat dan memiliki peran dalam menggerakkan warga menjaga lingkungan. Pemerintah Kota Makassar berencana untuk mengoptimalkan RTH melalui partisipasi aktif masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengembangkan konsep urban farming atau pertanian perkotaan.
Konsep Urban Farming sebagai Solusi
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, telah mengembangkan konsep urban farming sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan RTH. Urban farming memungkinkan warga melakukan penanaman meski memiliki lahan terbatas. Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati DLH Kota Makassar, Amanda Syahwaldi, menjelaskan bahwa urban farming tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga dapat dikombinasikan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah organik seperti sisa makanan dapat diolah menjadi kompos yang kemudian digunakan kembali untuk tanaman.
Implementasi dan Partisipasi Masyarakat
Sejumlah RT/RW di Kota Makassar telah mulai menjalankan konsep urban farming dengan memanfaatkan ruang kosong di lingkungan masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menghadirkan ruang hijau baru tanpa harus menunggu tersedianya lahan yang luas. Amanda menilai bahwa RT/RW memiliki posisi strategis dalam mengajak warga menjaga lingkungan. Melalui pengurus lingkungan, edukasi mengenai penghijauan, pemilahan sampah, hingga pemanfaatan lahan dapat lebih mudah dilakukan. Masyarakat dapat memanfaatkan area sekitar rumah untuk menanam kebutuhan sehari-hari seperti cabai dan sayuran.
Mengapa dan Dampaknya
Konsep urban farming dan pengelolaan RTH ini penting karena dapat membantu menghadirkan ruang hijau di kawasan perkotaan yang padat. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, terutama melalui ketua RT dan RW, diharapkan kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh dari lingkungan terkecil. Kontribusi masyarakat melalui penanaman pohon, pemanfaatan lahan, dan pengelolaan sampah akan membantu mewujudkan Makassar sebagai kota yang lebih hijau dan nyaman. Setiap tindakan kecil yang dilakukan hari ini akan membawa manfaat yang besar bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemerintah Kota Makassar akan melakukan sosialisasi mengenai RTH dan keanekaragaman hayati di seluruh kecamatan. Sosialisasi tersebut akan melibatkan ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat masyarakat. Dengan demikian, diharapkan partisipasi aktif masyarakat dapat terus meningkat, dan Makassar Hijau dapat menjadi kenyataan. Melalui upaya bersama, kota yang lebih hijau dan nyaman dapat terwujud, memberikan manfaat bagi warga dan lingkungan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassarmulia/1843506/rtrw-berperan-perluas-rth-makassar-penghijauan-didorong-dari-lingkungan-warga, without altering the facts of the original article.