Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifPemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Saptawa menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sehat dan profesional. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung. KPRI Saptawa telah menunjukkan kontribusinya dalam menyediakan layanan pembiayaan kebutuhan rumah tangga dan menjalankan program penyediaan tanah perumahan pegawai.
Momen Penentu di RAT KPRI Saptawa
Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Saptawa Provinsi Lampung Tahun Buku 2025 digelar di Gedung Pusiban pada Kamis, 9 Juli 2026. RAT dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, yang mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dalam sambutannya, Yanyan menyampaikan bahwa KPRI Saptawa telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ASN di lingkungan Pemprov Lampung.
KPRI Saptawa dinilai sebagai koperasi yang sehat dan mandiri karena sebagian besar kegiatan usahanya dibiayai menggunakan modal sendiri. Berdasarkan hasil audit akuntan publik, koperasi ini telah menunjukkan kinerja yang baik. Yanyan berharap kinerja KPRI Saptawa terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pengembangan koperasi di Provinsi Lampung.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Ketua KPRI Saptawa Syamsurizal mengungkapkan bahwa RAT merupakan forum tertinggi koperasi sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus dan badan pengawas atas pelaksanaan program selama satu tahun buku. RAT Tahun Buku 2025 diikuti oleh 78 peserta yang merupakan perwakilan anggota dari berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Lampung.
Syamsurizal juga menyampaikan bahwa jumlah anggota KPRI Saptawa terus mengalami peningkatan. Pada 2025, jumlah anggota mencapai 3.286 orang atau bertambah 144 anggota dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 3.142 orang. Penambahan anggota ini berasal dari pegawai baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang bergabung menjadi anggota koperasi.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Pemprov Lampung mendorong KPRI Saptawa menjadi BUMD yang sehat dan profesional untuk meningkatkan kesejahteraan ASN. Dengan kinerja yang baik, KPRI Saptawa diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pengembangan koperasi di Provinsi Lampung. Disiplin anggota dalam memenuhi kewajiban kepada koperasi juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja koperasi.
Pengurus periode 2026â2028 diharapkan mampu mengelola koperasi secara profesional dan transparan serta mengembangkan unit usaha yang lebih kompetitif. Dengan demikian, KPRI Saptawa dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya di Provinsi Lampung.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
KPRI Saptawa masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kinerjanya. Dengan komitmen dari Pemprov Lampung dan pengurus koperasi, diharapkan KPRI Saptawa dapat menjadi BUMD yang sehat dan profesional. Koperasi ini juga diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan ASN di lingkungan Pemprov Lampung.
KPRI Saptawa saat ini telah memiliki berbagai program sosial, seperti bantuan bagi anggota yang sakit, santunan duka, beasiswa bagi putra-putri anggota berprestasi, sunatan massal, hingga pemberangkatan ibadah umrah. Dengan kinerja yang baik dan program sosial yang beragam, KPRI Saptawa diharapkan dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1213322/pemprov-lampung-dorong-kpri-makin-sehat-dan-profesional, without altering the facts of the original article.