Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifMomen Penentu di Menit Akhir
Perusahaan sudah menunjuk tim salvor sesuai hasil meeting. Secepatnya akan dilakukan pengangkatan (kapal tongkang) termasuk clean up sisa-sisa batu baranya. “Mohon dukungan dari semua pihak dan semua instansi, semoga dapat terselesaikan dan dapat beraktivitas normal kembali,” ujar Yunan, perwakilan PT TLP.
Apa yang Terjadi
Sebelumnya, tongkang bermuatan ribuan ton batu bara milik PT TLP mengalami gangguan di perairan Pangandaran pada 16 Juni 2026 sehingga menyebabkan muatan batu bara tumpah ke laut. Hingga kini, hampir satu bulan setelah insiden terjadi, material batu bara masih berada di dasar laut dan belum diangkat.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Pangandaran, Surya Negara Nasution, mengatakan penanganan dampak lingkungan menjadi satu fokus dalam rapat koordinasi yang digelar bersama Pemkab Pangandaran. Rapat tersebut dihadiri Bupati Pangandaran, Ketua DPRD, Ketua HNSI Kabupaten Pangandaran, perwakilan perusahaan, serta sejumlah instansi terkait. Menurut Surya, penentuan luas wilayah yang terdampak pencemaran akibat tumpahan batu bara sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dampak lingkungan dan kerugian yang dialami masyarakat menjadi perhatian serius. Penanganan dampak lingkungan dan pemberian ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh DLH. “Untuk luasan pencemaran lingkungan akibat tumpahan batu bara disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup. Termasuk perhitungan kerugian yang nantinya menjadi dasar pemberian ganti rugi oleh pihak asuransi kepada masyarakat yang terdampak,” kata Surya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Proses evakuasi material batu bara di dasar laut diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak singkat. Dukungan dari semua pihak diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi dan penanganan dampak lingkungan. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah Pangandaran dapat kembali normal.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1178077/hampir-sebulan-mengendap-pt-tlp-akhirnya-akan-angkut-tumpahan-batu-bara-di-laut-pangandaran, without altering the facts of the original article.