Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifKylian Mbappe dan timnas Prancis memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Maroko dengan skor 2-0. Mbappe mencetak gol kedelapannya di turnamen ini, sekaligus menebus kegagalannya mencetak gol penalti pada babak pertama. Penyerang Real Madrid itu kini berada di posisi terdepan dalam perebutan Sepatu Emas atau Golden Boot.
Momen Penentu di Menit Akhir
Prancis tampil dominan sejak awal pertandingan dan memiliki beberapa peluang emas. Namun, mereka harus menunggu hingga menit ke-60 untuk membuka skor. Mbappe mencetak gol dengan tendangan melengkung yang brilian dari tepi kotak penalti, membuat kiper Yassine Bounou tidak berkutik. Enam menit kemudian, Ousmane Dembele menggandakan keunggulan Prancis dengan tembakan mendatar ke gawang Bounou.
Sebelumnya, Prancis dihadiahi tendangan penalti pada babak pertama setelah Mbappe dilanggar bek Manchester United, Noussair Mazraoui. Namun, eksekusi penalti Mbappe kurang sempurna dan dengan mudah diamankan oleh Bounou. Mbappe yang kini berusia 27 tahun telah mengoleksi 20 gol di Piala Dunia, hanya terpaut satu gol dari rekor 21 gol milik Lionel Messi yang berusia 39 tahun.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kemenangan ini membuat Prancis menjadi salah satu favorit kuat untuk menjuarai Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Spanyol atau Belgia di semifinal yang berlangsung di Dallas pada Rabu (15/07) dini hari. Prancis menjuarai Piala Dunia pada 1998 dan 2018, dan banyak pihak menjagokan mereka untuk kembali mengangkat trofi pada 19 Juli mendatang.
Mantan penyerang Inggris Ian Wright menyebut tim asuhan Didier Deschamps sebagai “salah satu favorit paling jelas untuk menjuarai Piala Dunia yang pernah saya lihat”. Namun, Prancis masih harus menghadapi tantangan berat di babak semifinal. Mereka harus mempertahankan performa apik mereka untuk mengalahkan lawan yang tangguh.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Maroko yang menempati peringkat ketujuh dunia gagal memberikan ancaman berarti kepada Prancis. Mereka hanya mencatatkan satu-satunya tembakan tepat sasaran pada menit ke-83 saat sudah tertinggal dua gol. Secara keseluruhan, Maroko hanya melepaskan lima percobaan tembakan, dengan empat di antaranya melenceng dari sasaran.
Prancis masih memiliki beberapa kelemahan yang harus diperbaiki sebelum babak semifinal. Salah satu kekhawatiran bagi Prancis adalah kondisi Mbappe saat ditarik keluar pada menit ke-77 untuk digantikan penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Mbappe terlihat mengompres pergelangan kaki kanannya dan diharapkan dapat pulih sepenuhnya sebelum pertandingan berikutnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c5yz4vyp84jo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.