Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifBupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, baru-baru ini melepas salah satu Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Jepang, yaitu Sintia Gosal. Momentum ini menjadi bukti nyata dari janji politik Bupati dan Wakil Bupati Ronald Kandoli – Fredy Tuda (RK-FT) untuk membuka lapangan pekerjaan di luar negeri. Sintia Gosal akan bekerja di Jepang dengan gaji pokok mencapai Rp 26.000.000 per bulan dan telah menandatangani perjanjian kerja dengan masa kontrak selama 3 tahun.
Momen Penentu di Menit Akhir
Bupati Mitra Ronald Kandoli melepas Sintia Gosal ke Jepang dengan penuh harapan. Sebelum berangkat, Bupati Kandoli menitipkan beberapa pesan penting kepada Sintia Gosal. “Selalu andalkan Tuhan dalam bekerja, jangan lupa orang tua dan bantu ekonomi keluarga,” ujar Kandoli. “Cintai dan tekuni pekerjaanmu. Jika lelah, ingat tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Teruslah semangat dan bertanggung jawab. Tuhan memberkati,â ucap Kandoli.
Apa yang Terjadi Sebelumnya
Sebelumnya, Pemerintah Sulawesi Utara telah membuka penerbangan langsung dari Manado ke Jepang, sehingga memudahkan warga Sulut, termasuk Minahasa Tenggara, untuk mencari pekerjaan di sana. Namun, kebanyakan warga yang berangkat sudah mengikuti latihan kerja. Jarak antara Bandara Sam Ratulangi Manado ke Narita Jepang mencapai 4.126 kilometer. Dengan kesempatan ini, Sintia Gosal menjadi salah satu warga Mitra yang berhasil mendapatkan pekerjaan di Jepang.
Mengapa dan Dampaknya
Keberangkatan Sintia Gosal ke Jepang merupakan implementasi dari janji politik Bupati dan Wakil Bupati Mitra. Janji untuk membuka lapangan pekerjaan di luar negeri merupakan salah satuæ¿è¯º yang dibuat oleh pasangan RK-FT saat kampanye Pilkada 2024 lalu. Dengan demikian, keberhasilan Sintia Gosal dapat menjadi contoh bagi warga Mitra lainnya untuk mencari pekerjaan di luar negeri. Dampaknya, hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mitra dan mengurangi angka pengangguran.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah berhasil melepas salah satu warganya ke Jepang, Bupati Kandoli dan jajarannya masih memiliki pekerjaan rumah yang panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mitra. Kedepan, diharapkan lebih banyak lagi warga Mitra yang dapat mendapatkan kesempatan bekerja di luar negeri. Dengan demikian, pemerintah daerah harus terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://manado.tribunnews.com/mitra/1883733/bupati-mitra-lepas-cpmi-sintia-gosal-berangkat-kerja-di-jepang-beri-wejangan, without altering the facts of the original article.