7 Juli 2026
Viral Anggota TNI AL Halangi Ambulans di Surabaya, Akhirnya Minta Maaf dan Jelaskan Kronologi Lengkap

Viral Anggota TNI AL Halangi Ambulans di Surabaya, Akhirnya Minta Maaf dan Jelaskan Kronologi Lengkap

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 01 Mei 2026 | Video seorang pemotor berseragam TNI AL yang menolak mengalah pada ambulans menimbulkan kehebohan di media sosial pada akhir pekan lalu. Insiden yang terjadi di Jalan Bengawan, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, menyulut protes publik karena menghambat layanan darurat. Setelah video tersebut viral, anggota TNI AL yang bersangkutan, Kopda Sujarwo, datang bersama istri dan rekan-rekannya untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pihak ambulans dan masyarakat.

Kronologi Kejadian

Pukul sekitar 18.30 WIB, ambulans milik Yayasan Dana Sosial Al‑Falah (YDSF) dipanggil untuk mengantar seorang pasien dari Rumah Sakit William Booth ke RSUD dr. Soetomo. Sopir ambulans, Varhan Adhitya, menyalakan sirene dan melaju melewati Jalan Bengawan. Di jalur berlawanan, sejumlah sepeda motor menempati jalur kanan, memaksa ambulans berbelok. Di antara pengendara motor itu, Kopda Sujarwo bersama istrinya tiba‑tiba menyalip dan menabrak mobil ambulans, sambil melontarkan kata‑kata kasar kepada sopir.

Rekaman yang diambil oleh sopir ambulans secara langsung memperlihatkan aksi Sujarwo yang menggebrak mobil, kemudian melanjutkan percakapan keras. Akibat tindakan tersebut, ambulans terpaksa menepi dan menunda proses pengantaran pasien selama kurang lebih sepuluh menit. Meski begitu, kondisi pasien tetap stabil dan berhasil sampai ke tujuan tanpa komplikasi.

Reaksi Pihak Ambulans dan Masyarakat

Koordinator ambulans YDSF, Sodik, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut menambah beban kerja dan menurunkan kecepatan respons layanan darurat. “Kami memang harus cepat karena ada pasien yang harus dirujuk, tetapi aksi menghalangi ambulans jelas melanggar aturan lalu lintas dan etika,” ujar Sodik dalam pernyataan resmi.

Reaksi masyarakat di media sosial beragam, mulai dari kecaman keras hingga permintaan pertanggungjawaban. Banyak netizen menuntut agar pihak militer menegakkan disiplin anggotanya, mengingat peran penting TNI AL dalam menjaga ketertiban umum.

Permintaan Maaf Resmi

Pada Rabu, 29 April 2026, Kopda Sujarwo tiba di kantor YDSF bersama istrinya, pimpinan unitnya, serta beberapa rekan untuk menyampaikan permohonan maaf. “Saya atas nama Kopda Sujarwo menyampaikan permohonan maaf kepada driver ambulans Varhan dan seluruh pihak YDSF atas pelanggaran lalu lintas yang kami lakukan,” kata Sujarwo dalam pernyataan tertulis.

Varhan Adhitya menerima permintaan maaf tersebut dan menegaskan pentingnya kesadaran bersama di jalan. “Saya berharap semua pengguna jalan tidak menghalangi ambulans dan mematuhi peraturan, demi keselamatan pasien,” tuturnya.

Langkah Tindakan Lanjutan

Sejumlah pejabat militer setempat menyatakan akan menelusuri tindakan disipliner terhadap Sujarwo. “Kami akan melakukan evaluasi internal dan memastikan kejadian serupa tidak terulang. Anggota TNI AL wajib menjadi contoh dalam menaati peraturan lalu lintas,” ujar seorang perwakilan Angkatan Laut.

Selain itu, YDSF berencana meningkatkan sosialisasi kepada pengguna jalan mengenai pentingnya memberi jalan kepada kendaraan darurat. Mereka juga berjanji akan menambah koordinasi dengan aparat kepolisian untuk meminimalisir hambatan di rute‑rute kritis.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa setiap warga, termasuk anggota TNI AL, memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga kelancaran layanan darurat. Kesadaran publik serta penegakan disiplin militer diharapkan dapat mencegah terulangnya aksi menghalangi ambulans di masa depan.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *