15 Juli 2026
featured_image

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Robot humanoid rakit 17 ribu tablet dalam live streaming, catat waktu operasional lebih dari 64 jam. Simak bagaimana robot ini menunjukkan kemampuan produksi massal yang luar biasa!

Sebuah demonstrasi live streaming yang dilakukan oleh perusahaan robotika, Agibot, menunjukkan kemampuan robot humanoid dalam menjalankan tugas-tugas produksi riil di pabrik. Selama enam hari berturut-turut, robot humanoid dengan model Agibot G2 itu dioperasikan di bagian inspeksi kualitas produksi massal tablet dan mencatat waktu operasional lebih dari 64 jam.

Robot Humanoid Rakit 17 Ribu Tablet dalam Live Streaming

Demonstrasi live streaming itu berlangsung dari 23 hingga 28 Juni di pabrik Longcheer Technology, Nanchang. Sepanjang periode tersebut, beberapa robot humanoid dioperasikan di bagian inspeksi kualitas produksi massal tablet untuk menjalankan tugas-tugas produksi riil di bawah kondisi pabrik sebenarnya. Robot humanoid dengan model Agibot G2 itu mencatat waktu operasional lebih dari 64 jam, menyelesaikan 64.828 tugas di lini produksi, terlibat dalam lebih dari 4 alur kerja produksi, serta berhasil mencapai tingkat kesuksesan tugas hingga 99,99 persen.

Pencapaian ini berkontribusi pada akumulasi output lini produksi sebanyak 17.625 unit tablet. Berbeda dengan demonstrasi di laboratorium atau pameran robot yang kondisinya terkontrol, live streaming ini diambil langsung dari lini produksi yang aktif dengan ritme manufaktur nyata, pergerakan material, operator manusia, peralatan di sekitar, serta kondisi tugas yang dinamis.

Momen Penentu di Industri Robotika Humanoid

“Pertanyaan utama bagi industri robotika humanoid saat ini bukan lagi seberapa hebat kemampuan yang bisa didemonstrasikan oleh sebuah robot, melainkan apakah robot tersebut dapat diterapkan, diintegrasikan, dan memberikan nilai tambah di lingkungan operasional yang nyata?” kata Yao Maoqing, President of Embodied AI Business Unit di Agibot.

“Dengan menerjunkan beberapa robot humanoid sekaligus ke lini produksi nyata dan membuka prosesnya secara transparan selama enam hari berturut-turut, kami ingin memberikan jawaban yang lebih jelas mengenai apa saja yang sebenarnya dibutuhkan dalam proses industrialisasi embodied AI,” lanjut dia.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Live streaming ini juga menyoroti pergeseran standar penilaian terhadap robot humanoid. Ketika robot mulai memasuki pabrik, metrik terpenting tidak lagi sebatas pada spesifikasi teknis robot atau tindakan terisolasi semata. Perusahaan menyebut bahwa live streaming ini membuktikan bahwa robot humanoid bukan sekadar pengganti manusia. Di pabrik nyata, robot harus menyatu dalam alur kerja yang utuh.

Selanjutnya, fokus industri juga akan bergeser ke kolaborasi multi-robot. Mengoperasikan satu robot hanya menguji kemampuan individu, tapi mengoordinasikan banyak robot dalam satu armada akan menguji produktivitas sistem secara keseluruhan, termasuk aspek penjadwalan, manajemen rute, dan alokasi tugas skala besar.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

“Di sinilah robot humanoid berpotensi menciptakan nilai pembeda dibandingkan dengan sistem otomasi tradisional. Otomasi tradisional tetap sangat efektif untuk proses yang sifatnya tetap, berkecepatan tinggi, dan sangat terstandarisasi,” kata Agibot.

“Sementara itu, robot berbasis embodied AI lebih cocok untuk skenario di mana tugas kerap berubah, lingkungan kurang terstruktur, serta membutuhkan kemampuan persepsi, penilaian situasi, dan fleksibilitas operasi,” lanjut perusahaan.

Menurut Agibot, nilai utama robot humanoid bukanlah menggantikan sistem otomasi yang sudah ada, melainkan memperluas jangkauan otomasi ke skenario produksi yang lebih fleksibel dan kompleks.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260713085427-185-1379983/robot-humanoid-mulai-ambil-alih-pekerjaan-buruh-ini-buktinya, without altering the facts of the original article.

Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Membangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Sertifikasi BNSP bagi Lulusan SMK untuk Meningkatkan Standar Gaji, Daya Saing, dan Peluang Karier di Dunia Industri

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Kompetensi vs Gaji: Sejauh Mana Skill Teknis Mempengaruhi Pendapatan Lulusan SMK di Dunia Kerja Modern?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *