Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
Kompetitif11 Pesilat Keroyok dan Bacok Remaja di Surabaya, Polisi Tangkap Pelaku dengan Cara Dramatis
Sebanyak 11 pesilat di Surabaya ditangkap polisi setelah melakukan pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua remaja berboncengan motor di kawasan Jalan Kendangsari Industri, Kota Surabaya, pada Senin (22/6/2026) dini hari. Akibat pembacokan tersebut, salah satu korban berinisial MRIA (18) mengalami luka parah hingga kritis di RS Royal Hospitals Surabaya. Polisi berhasil membekuk 11 orang pelaku, dengan empat orang di antaranya berusia dewasa dan tujuh orang lainnya masih di bawah umur.
Apa yang Terjadi
Menurut penyelidikan polisi, aksi pengeroyokan yang berujung pembacokan tersebut bermula saat rombongan para pelaku berkonvoi motoran setelah menghadiri sebuah acara di Kabupaten Sidoarjo. Acara tersebut adalah pengesahan kenaikan tingkat pencak silat di kawasan Bandara Juanda atau Sedati Kabupaten Sidoarjo. Setelah rampung, rombongan para pelaku berkonvoi menuju Kota Surabaya hingga melintasi kawasan Jalan Kendangsari. Setibanya di kawasan jalan tersebut, rombongan konvoi bertemu dengan dua orang korban berboncengan motor lalu menyergap dan menghajarnya. Salah satu korban berinisial IGN (18) berhasil kabur dan menyelamatkan diri bersembunyi di permukiman warga di dekat lokasi.
Mengapa dan Dampak
Kejadian ini menjadi sorotan karena pelaku pengeroyokan dan pembacokan tersebut adalah pesilat yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Menurut Kapolsek Tenggilis Mejoyo AKP Didik Ary Hendro Setyono, pihaknya menyelidiki kasus tersebut dengan melakukan olah TKP mendalam dan memeriksa sejumlah saksi. “Kami tangkap 11 orang. 4 dewasa dan 7 anak-anak. Sudah (tersangka anak dititipkan ke Bappas),” ujar Didik. Kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama bagi mereka yang menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan latar belakang kejadian ini. Kasus ini juga menjadi perhatian bagi masyarakat Surabaya untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap potensi ancaman keamanan. Dengan penangkapan 11 pesilat yang terlibat dalam pengeroyokan dan pembacokan, polisi berharap dapat memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/surabaya/552360/keroyok-dan-bacok-punggung-remaja-11-pesilat-di-surabaya-tak-berdaya-saat-ditangkap-polisi, without altering the facts of the original article.