Muhammadiyah terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan dakwah transformatif di era digital. Melalui kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan Universitas Muhammadiyah Metro Lampung (UM Metro), sebuah seminar nasional digelar dengan tujuan memperkuat peran mahasiswa Muhammadiyah dalam menjawab tantangan dakwah kontemporer. Ketua Panitia Seminar Nasional, Assoc. Prof. Dr. Darodjat, M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya membangun kesadaran generasi muda Muhammadiyah, khususnya mahasiswa, agar mampu mengambil peran strategis dalam menghadirkan transformasi dakwah yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Kolaborasi Akademik untuk Dakwah Transformatif
Seminar nasional ini mengangkat tema revitalisasi generasi muda Muhammadiyah dalam rangka memperkuat dakwah transformatif dan pendidikan Islam berkemajuan. Mahasiswa memiliki posisi yang sangat strategis untuk menghadirkan perubahan yang nyata sehingga manfaat dakwah dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UM Metro, Muhammad Nur, M.Kom.I., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh FAI UMP. Ia menilai hubungan baik yang telah terjalin antara kedua fakultas terus berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi akademik.
Momen Penentu di Bidang Pendidikan
Kehadiran UM Metro ke UMP bukan tanpa alasan. Mereka merasa seperti pulang ke rumah sendiri karena hubungan yang telah terjalin sejak beberapa tahun terakhir. Seminar nasional ini menjadi bukti nyata implementasi kerja sama yang telah dibangun kedua institusi. Kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan mengikuti seminar nasional, tetapi juga melakukan studi banding mengenai pengelolaan fakultas, peningkatan kualitas akademik, serta pengembangan program studi. Berbagai kemajuan yang dicapai FAI UMP menjadi inspirasi bagi FAI UM Metro dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Agama Islam UMP, Assoc. Prof. Dr. Makhful, M.Ag., yang bertindak sebagai keynote speaker, menegaskan bahwa generasi muda Muhammadiyah saat ini menghadapi tantangan besar di era digital. Melimpahnya informasi yang beredar melalui media sosial harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital serta sikap kritis agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Generasi muda jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Dakwah hari ini tidak cukup dilakukan secara konvensional, tetapi juga harus mampu menghadirkan konten-konten digital yang kreatif, inspiratif, dan mencerahkan.
Dengan demikian, Muhammadiyah melalui UMP dan UM Metro berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan dakwah di era digital. Mahasiswa Muhammadiyah diharapkan menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Dakwah transformatif dapat diwujudkan melalui pemanfaatan media digital secara bijak, penguatan budaya berpikir kritis, serta kemampuan mengontekstualisasikan ajaran Islam sesuai perkembangan zaman.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kegiatan Seminar Nasional ini diikuti oleh mahasiswa FAI UMP dan FAI UM Metro, dari Fakultas Agama Islam UMP, meliputi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Hukum Ekonomi Syariah, serta Program Magister Pendidikan Agama Islam. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir gagasan-gagasan baru yang dapat mendorong kemajuan dakwah dan pendidikan Islam di Indonesia. Dengan terus berkembangnya teknologi dan informasi, Muhammadiyah harus tetap waspada dan adaptif dalam menjawab tantangan-tantangan dakwah di era digital.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/pendidikan/1259868/ump-purwokerto-um-metro-lampung-perkuat-peran-generasi-muda-muhammadiyah-dalam-dakwah-transformatif, without altering the facts of the original article.