Kebakaran TPST Tejakula, Kerugian Rp10 Juta dan Misteri Penyebab
Kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Tejakula, Buleleng, yang mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp10 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebakaran bermula saat petugas TPST melakukan pembakaran sampah pada sore hari, namun api kembali muncul dua jam kemudian.
Kapolsek Tejakula, AKP Gede Darma Diatmika, mengungkapkan bahwa peristiwa itu bermula saat petugas TPST bernama Ketut Sudiyarsa, melakukan pembakaran sampah pada sore hari. Sekitar pukul 18.00 Wita, api telah dipadamkan sebelum Sudiyarsa meninggalkan lokasi. Namun, berselang dua jam kemudian, warga sekitar mendapati kepulan asap dari arah TPST. Setelah dipastikan terjadi kebakaran, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menerima laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Buleleng mengerahkan tujuh personel dari Pos Kubutambahan. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.20 Wita dan melakukan pemadaman selama kurang lebih dua jam dengan menghabiskan dua tangki air. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Gede Arya Suardana, mengatakan api melalap tumpukan sampah di area seluas sekitar 10 are.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Menurutnya, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena petugas masih akan melakukan investigasi. Arya menduga kondisi cuaca panas dan kering selama musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Selain itu, tumpukan sampah yang menghasilkan gas metana juga berpotensi memicu munculnya api. “Potensi alam bisa, dengan kondisi cuaca seperti sekarang. Tumpukan sampah mengandung gas metana sehingga berpotensi memicu kebakaran,” ujarnya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng menunjukkan kebakaran tidak hanya menghanguskan tumpukan sampah, tetapi juga merusak sejumlah fasilitas di TPST. Bangunan tempat pemilahan sampah berukuran 5 x 4 meter dengan konstruksi atap kayu dan seng dilaporkan hangus terbakar. Selain itu, bangunan TPST 3R berukuran 8 x 16 meter mengalami kerusakan kategori sedang. Atap spandek dan dinding baja bangunan tersebut menghitam akibat terpapar kobaran api. BPBD Buleleng menaksir total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp10 juta.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kebakaran TPST Tejakula menjadi pengingat pentingnya penanganan sampah yang baik dan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng masih akan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/buleleng/601457/penyebab-kebakaran-tpst-di-tejakula-belum-dipastikan-kerugian-capai-rp10-juta, without altering the facts of the original article.