Berita Hari Ini – 02 Mei 2026 | Bank Danamon mencatatkan lonjakan laba bersih pada kuartal I 2026, mencapai Rp 1,1 triliun atau tumbuh 35 persen secara tahunan. Pencapaian ini menandai kinerja keuangan yang kuat di awal tahun, dipicu oleh peningkatan penyaluran kredit, penghimpunan dana, serta profitabilitas yang terjaga.
Kinerja Keuangan Kuartal I
Menurut laporan keuangan konsolidasian, laba operasional bank mencapai Rp 1,6 triliun. Pendapatan operasional sebelum pencadangan (PPOP) tercatat Rp 2,6 triliun, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Margin bunga bersih (NIM) berada di level 7,6 persen, menegaskan efisiensi intermediasi keuangan.
Pendorong Pertumbuhan Kredit
Per akhir Maret 2026, total kredit dan trade finance konsolidasian mencapai Rp 216,2 triliun, meningkat 9 persen YoY. Pertumbuhan kredit terutama didorong oleh empat lini bisnis utama: enterprise banking dan financial institution naik 11 persen, SME banking naik 9 persen, consumer banking naik 7 persen, serta Adira Finance mencatat pertumbuhan 5 persen.
Penghimpunan Dana dan CASA
Bank berhasil meningkatkan penghimpunan dana melalui rekening giro, tabungan (CASA), dan deposito hingga Rp 176,1 triliun, mencatat kenaikan 16 persen YoY. Peningkatan CASA berkontribusi pada perbaikan likuiditas dan mendukung penyaluran kredit yang lebih agresif.
Profitabilitas dan NIM
PPOP sebesar Rp 2,6 triliun mencerminkan profitabilitas yang solid, sementara NIM 7,6 persen menunjukkan kemampuan bank dalam mengelola selisih bunga dengan efektif. Pengendalian biaya kredit yang turun 13 persen YoY turut memperkuat margin.
Kualitas Aset dan Risiko Kredit
Bank Danamon mempertahankan kualitas aset dengan rasio loan at risk (LAR) sebesar 8,2 persen per 31 Maret 2026, lebih baik 2,4 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan LAR menandakan perbaikan dalam manajemen risiko kredit.
Prospek dan Outlook
Direktur Utama Nobuya Kawasaki menyatakan optimisme atas kinerja tahun 2026, menekankan komitmen bank untuk terus meningkatkan penyaluran kredit, penghimpunan dana, serta menjaga kualitas aset dengan prinsip kehati-hatian. Dengan fondasi keuangan yang kuat, Danamon menargetkan pertumbuhan berkelanjutan di kuartal-kuartal berikutnya.
Secara keseluruhan, pencapaian laba bersih Bank Danamon yang melampaui Rp 1,1 triliun dan pertumbuhan kredit yang konsisten menegaskan posisi bank sebagai salah satu pemain utama dalam industri perbankan Indonesia. Kinerja ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor serta memperkuat daya saing bank di tengah persaingan yang semakin ketat.
Selain itu, manajemen berencana membagikan sebagian laba bersih sebagai dividen, menguatkan nilai bagi pemegang saham.