Sean Gelael Siap Tampil Solo di GTWCA Mandalika: Strategi, Modal, dan Dukungan Besar
Berita Hari Ini – 02 Mei 2026 | Pembalap Indonesia Sean Gelael kembali menggebrak ajang internasional dengan menurunkan mobil secara solo di kelas Silver pada GT World Challenge Asia (GTWCA) yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, NTB, pada 1‑3 Mei 2026. Penampilan tunggal ini menjadi sorotan utama karena menandai langkah mandiri Sean bersama tim Garage 75 dalam kompetisi yang menampilkan mobil GT3 berstandar FIA.
Alasan Turun Solo dan Klasifikasi Silver
Sean menjelaskan keputusan untuk balapan sendiri sebagai keharusan regulasi tim di GTWCA Mandalika. “Saya memilih balapan sendiri, karena memang dari tim harus balapan sendiri di GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika,” ungkapnya usai sesi latihan Jumat pagi. Klasifikasi Silver menuntut kombinasi keahlian tinggi dengan pengalaman internasional, sehingga penempatan Sean di kelas ini menjadi tantangan yang signifikan.
Mobil, Tim, dan Dukungan Pertamina
Garasi 75 menyiapkan Ferrari 296 GT3 Evo untuk Sean, mobil yang telah terhomologasi FIA dan menjadi pilihan utama di kelas GT3. Di samping tim teknis, Sean mendapatkan dukungan penuh dari Pertamina Patra Niaga, yang menyediakan bahan pelumas khusus serta aktivasi bagi penonton, termasuk giveaway tiket dan meet‑and‑greet. Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa kehadiran Sean merupakan momentum membanggakan bagi motorsport Indonesia.
Latihan dan Konsistensi Waktu
Selama rangkaian lima sesi latihan sejak 30 April hingga 1 Mei, Sean menunjukkan performa konsisten. Pada sesi Official Practice Jumat, ia mencatat waktu tercepat 1 menit 29,203 detik, menempati posisi pertama di kelas Silver dan ketiga secara keseluruhan. Empat sesi lainnya juga menempatkannya selalu di tiga besar kelas, memperlihatkan stabilitas kecepatan di lintasan yang baru baginya.
Pesaing Utama
- Tim Sport Asia Phantom dengan mobil Audi nomor 16, dipandu duo Congfu Cheng dan Kuai Yu.
- Pembalap Malaysia Akash Nandy yang juga berkompetisi secara solo di kelas Silver.
- Beberapa tim lain yang mencatat waktu di kisaran 1 menit 29 detik, menandakan selisih tipis antar pembalap.
Strategi Kualifikasi dan Balapan
GTWCA Mandalika menyajikan dua balapan dalam satu akhir pekan. Kualifikasi terbagi menjadi Q1 untuk menentukan grid Race 1 dan Q2 untuk Race 2. Sean akan menjalani kedua sesi kualifikasi secara mandiri, memfokuskan pencarian setelan suspensi, aerodinamika, dan tekanan ban yang optimal. Strategi pit‑stop, manajemen bahan bakar, serta pemanfaatan Balance of Performance (BoP) menjadi faktor kunci untuk mengatasi persaingan ketat.
Harapan dan Kutipan
“Untuk target pasti semua pembalap ingin menjadi juara, termasuk tim ingin yang terbaik. Semoga saya bisa tampil dengan baik pada race pekan ini,” kata Sean setelah menutup sesi latihan. Ia menekankan pentingnya adaptasi cepat pada karakteristik sirkuit Mandalika yang menuntut kombinasi kecepatan lurus dan handling tajam.
Dengan modal latihan konsisten, dukungan teknis dari Garage 75, serta sponsor utama Pertamina, Sean Gelael memiliki peluang realistis untuk bersaing di podium kelas Silver. Penampilan solo ini tidak hanya menguji kemampuan individu, tetapi juga memperlihatkan perkembangan motorsport Indonesia di kancah Asia.
Jika performa latihan dapat dipertahankan, Sean berpotensi mencuri perhatian tim-tim besar dan membuka peluang bagi pembalap Indonesia lainnya untuk menembus kompetisi GT internasional. Semua mata kini tertuju pada hasil kualifikasi Sabtu dan balapan utama pada Minggu, dimana strategi, ketepatan setelan, dan keberanian mengemudi akan menentukan apakah Sean Gelael mampu mengukir prestasi baru di Mandalika.