Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital
KompetitifAhli waris peserta program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di Banyuwangi dilatih kewirausahaan untuk tetap berpendapatan setelah ditinggal tulang punggung keluarga. Sekitar 100 ahli waris diharapkan bisa menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi setelah mengikuti pelatihan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (Peka) yang digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi.
Momen Penentu di Menit Akhir
Selain melatih, pihak BPJS Ketenagakerjaan juga akan mendampingi para ahli waris sehingga usaha yang mereka pilih bisa berjalan. Pelatihan ini bertujuan agar ahli waris bisa menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi setelah ditinggal kepala rumah tangga.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Menurut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, program Peka merupakan upaya untuk memastikan ahli waris penerima manfaat program jaminan kematian bisa tetap berdaya dan berpenghasilan setelah ditinggal kepala rumah tangga. “Kami ingin memastikan para penerima manfaat yang selama ini hanya menerima uang tunai, ke depannya bisa berdaya guna dan menjadi produktif,” kata dia.
BPJS Ketenagakerjaan khawatir jika ahli waris tidak produktif, uang pencairan jaminan sosial yang diterima akan habis untuk kebutuhan konsumtif bulanan. “Kami khawatir kalau tidak diberikan pembekalan, manfaat tersebut akan habis dalam hitungan mungkin 1 sampai 2 bulan,” sambungnya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Program Peka ini diharapkan bisa membantu ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi setelah ditinggal kepala rumah tangga. Dengan demikian, mereka bisa tetap berpendapatan dan tidak tergantung pada bantuan lainnya. Selain itu, program ini juga diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan ahli waris dan keluarga mereka.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
BPJS Ketenagakerjaan berencana akan melanjutkan program Peka ini di daerah-daerah lain. Mereka juga berencana akan meningkatkan jumlah ahli waris yang dilatih dan mendapatkan bantuan dari program ini. Dengan demikian, program Peka ini diharapkan bisa membantu lebih banyak ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi setelah ditinggal kepala rumah tangga.
Program Peka ini juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk membantu ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi. Dengan demikian, lebih banyak ahli waris bisa mendapatkan bantuan dan menjadi produktif, sehingga mereka bisa tetap berpendapatan dan tidak tergantung pada bantuan lainnya.
Selain itu, program Peka ini juga diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan ahli waris dan keluarga mereka. Dengan demikian, lebih banyak ahli waris bisa memiliki pendapatan yang stabil dan tidak tergantung pada bantuan lainnya.
Program Peka ini juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk membantu ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi. Dengan demikian, lebih banyak ahli waris bisa mendapatkan bantuan dan menjadi produktif, sehingga mereka bisa tetap berpendapatan dan tidak tergantung pada bantuan lainnya.
BPJS Ketenagakerjaan berencana akan melanjutkan program Peka ini di daerah-daerah lain. Mereka juga berencana akan meningkatkan jumlah ahli waris yang dilatih dan mendapatkan bantuan dari program ini. Dengan demikian, program Peka ini diharapkan bisa membantu lebih banyak ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi setelah ditinggal kepala rumah tangga.
Program Peka ini juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk membantu ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi. Dengan demikian, lebih banyak ahli waris bisa mendapatkan bantuan dan menjadi produktif, sehingga mereka bisa tetap berpendapatan dan tidak tergantung pada bantuan lainnya.
Selain itu, program Peka ini juga diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan ahli waris dan keluarga mereka. Dengan demikian, lebih banyak ahli waris bisa memiliki pendapatan yang stabil dan tidak tergantung pada bantuan lainnya.
BPJS Ketenagakerjaan berencana akan melanjutkan program Peka ini di daerah-daerah lain. Mereka juga berencana akan meningkatkan jumlah ahli waris yang dilatih dan mendapatkan bantuan dari program ini. Dengan demikian, program Peka ini diharapkan bisa membantu lebih banyak ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi setelah ditinggal kepala rumah tangga.
Program Peka ini juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk membantu ahli waris menjadi produktif dan berdaya guna ekonomi. Dengan demikian, lebih banyak ahli waris bisa mendapatkan bantuan dan menjadi produktif, sehingga mereka bisa tetap berpendapatan dan tidak tergantung pada bantuan lainnya.
Selain itu, program Peka ini juga diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan ahli waris dan keluarga mereka. Dengan demikian, lebih banyak ahli waris bisa memiliki pendapatan yang stabil dan tidak tergantung pada bantuan lainnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/banyuwangi/552911/ditinggal-tulang-punggung-keluarga-ahli-waris-bpjs-ketenagakerjaan-dibekali-kewirausahaan, without altering the facts of the original article.