Berita Hari Ini – 02 Mei 2026 | Derby Laut Timur antara Pohang Steelers dan Ulsan Hyundai kembali menyajikan drama menegangkan pada pekan ke-25 K-League 2024. Pertandingan yang digelar di stadion modern Ulsan ini berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk tuan rumah, berkat gol penentu pada menit tambahan.
Pertandingan Dramatis
Sejak peluit awal, kedua tim menunjukkan tekad kuat untuk mengamankan tiga poin. Ulsan membuka keunggulan melalui serangan balik cepat yang dimanfaatkan oleh striker muda mereka, Lee Jae-sung, yang menembak bola ke sudut bawah gawang pada menit ke-23.
Pohang tidak tinggal diam. Mengandalkan pressing tinggi, mereka berhasil merebut penguasaan bola di zona tengah. Gol penyeimbang datang pada menit ke-57 setelah serangkaian operan pendek yang diakhiri dengan tendangan keras dari gelandang kreatif, Kim Min-woo, yang menembus pertahanan Ulsan.
Skor 1-1 bertahan hingga akhir regulasi. Namun, di babak tambahan, keputusan wasit memberikan tambahan waktu tiga menit setelah insiden cedera pemain Ulsan. Pada menit tambahan pertama, striker utama Pohang, Choi Jin-ho, menerima umpan terobosan dan mengeksekusi satu-satu yang menaklukkan kiper Ulsan, mengamankan kemenangan 2-1.
Kinerja Pemain Kunci
- Choi Jin-ho (Pohang) – Mencetak gol kemenangan dan menunjukkan kecepatan luar biasa dalam satu lawan satu.
- Lee Jae-sung (Ulsan) – Gol pembuka dan menjadi ancaman terus-menerus di sisi sayap kanan.
- Kim Min-woo (Pohang) – Gol penyeimbang serta mengatur ritme serangan tim.
Implikasi di Klasemen
Kemenangan ini mengangkat Pohang ke posisi keempat dengan 48 poin, menutup jarak hanya tiga poin dari tiga tim teratas. Sementara Ulsan, yang sebelumnya berada di posisi kelima, terpaksa menurunkan diri ke peringkat keenam dengan 45 poin, menambah tekanan pada pelatih untuk memperbaiki performa menjelang sisa musim.
Para analis memprediksi bahwa hasil ini dapat menjadi titik balik bagi kedua tim. Bagi Pohang, keberhasilan menahan tekanan hingga menit tambahan menunjukkan ketangguhan mental yang dibutuhkan untuk bersaing di papan atas. Sedangkan Ulsan harus mengatasi kerentanan di pertahanan akhir pertandingan untuk menghindari penurunan lebih jauh.
Dengan sisa lima pertandingan pada kalender liga, persaingan di papan tengah semakin ketat. Kedua tim diprediksi akan berusaha keras untuk mengamankan tiket kompetisi Asia serta menghindari zona degradasi.