Aparatur Sipil Negara di Bawah Soroti Kedisiplinan
Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, kembali menjadi sorotan karena kebiasaan absen yang tidak disertai dengan kinerja yang optimal. Menurut informasi, masih ada oknum pegawai yang datang ke kantor hanya untuk melakukan absen sebelum meninggalkan tempat kerja. Kondisi ini dinilai dapat mencoreng citra aparatur sebagai pelayan masyarakat.
Kronologi Fakta
—————-
Pada beberapa hari terakhir, tim inspeksi dari pemerintah OKI melakukan pengecekan kedisiplinan ASN di lingkungan kantor. Setelah melakukan inspeksi mendadak, tim ini menemukan beberapa oknum pegawai yang tidak memiliki kinerja yang optimal. Mereka hanya datang ke kantor untuk melakukan absen sebelum meninggalkan tempat kerja. Informasi ini disampaikan oleh Sekda OKI, Asmar Wijaya, yang menyoroti kebiasaan ini sebagai contoh kedisiplinan yang lemah di kalangan ASN.
Mengapa & Dampak
—————-
Menurut Asmar, kebiasaan absen yang tidak disertai dengan kinerja yang optimal dapat merusak citra aparatur sebagai pelayan masyarakat. Citra ini sangat penting karena ASN diharapkan dapat menunjukkan kinerja yang optimal dan profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya. Selain itu, kebiasaan absen yang tidak disertai dengan kinerja yang optimal juga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Asmar juga menyoroti pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) yang masih ada beberapa ASN yang tidak dapat dihubungi saat bekerja dari rumah. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan WFH belum efektif dalam meningkatkan kinerja ASN. Oleh karena itu, Asmar menegaskan bahwa kebiasaan absen yang tidak disertai dengan kinerja yang optimal harus segera dihentikan.
Penutup
——–
Sekda OKI, Asmar Wijaya, mengingatkan agar masyarakat tidak menggeneralisasi kinerja seluruh ASN hanya karena ulah segelintir oknum. “Jangan karena ulah segelintir orang, citra seluruh ASN menjadi buruk. Kita harus melihat kinerja ASN secara keseluruhan, bukan hanya beberapa oknum yang tidak memiliki kinerja yang optimal,” kata Asmar.
Demikian informasi ini, semoga dapat memperbaiki kinerja ASN di Kabupaten OKI dan meningkatkan citra aparatur sebagai pelayan masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/news/553262/kelakuan-asn-datang-hanya-absen-lalu-tinggalkan-kantor-bikin-sekda-marah-simak-besaran-gajinya, without altering the facts of the original article.