**Dua Pelaku Rumah Dosen di Klungkung Bali Dibobol, 12 Sertifikat Hilang** **Pembuka** Klungkung, Bali – Dua pelaku yang masih belum diketahui identitasnya melakukan pencurian di rumah dosen di Desa Takmung, Klungkung, Bali. Mereka berhasil mengambil 12 sertifikat hak milik yang disimpan di dalam rumah. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pencurian terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026. Dari rekaman CCTV terlihat ada dua orang pelaku yang masuk dengan cara mencongkel pintu rumah, kemudian mengambil 12 sertifikat hak milik yang disimpan di dalam rumah. Korban diketahui bernama I Komang Wahyu Wiguna (31), seorang dosen yang berdomisili di Denpasar. Saat kejadian, rumah di Desa Takmung memang sedang tidak ditempati sehingga pelaku diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk melancarkan aksinya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Sebanyak 12 sertifikat yang hilang terdiri atas sejumlah SHM yang berlokasi di Desa Sesetan, Desa Takmung, Desa Satra, hingga Jalan Sidayu, Desa Takmung, dengan luas lahan yang bervariasi, mulai dari sekitar 91 meter persegi hingga lebih dari 5.500 meter persegi. Menurut Alit, penyidik telah mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan pelaku sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan. “Rekaman CCTV yang mengarah pada identitas pelaku sudah diamankan dan saat ini menjadi salah satu barang bukti yang akan didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Klungkung,” katanya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kasus ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan dan kepatuhan hukum di masyarakat. Pihak berwajib harus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Selain itu, korban juga harus segera berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan (BPN) guna mengamankan administrasi sertifikat yang hilang agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan kedua pelaku. Masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pengamanan tambahan seperti kunci pengaman dan pemasangan CCTV dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya tindak pidana pencurian.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/klungkung/601750/rumah-dosen-di-klungkung-bali-dibobol-12-sertifikat-hak-milik-raib-polisi-buru-dua-pelaku, without altering the facts of the original article.