3 Juni 2026
Rakyat Takut Bicara Politik di Era Prabowo: Data SMRC Ungkap Kenaikan Signifikan

Rakyat Takut Bicara Politik di Era Prabowo: Data SMRC Ungkap Kenaikan Signifikan

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 04 Mei 2026 | Saiful Mujani, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), menyatakan bahwa mayoritas warga Indonesia kini merasa takut bicara politik di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Data survei gabungan antara SMRC dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan peningkatan signifikan dalam persepsi ketakutan publik sejak Prabowo dilantik pada Oktober 2024.

Kenaikan Kekhawatiran Politik

Menurut survei yang dilakukan pada Maret 2026, 53 persen responden mengaku takut untuk mengemukakan pendapat politik secara terbuka, naik dari 51 persen pada survei serupa tahun 2024. Angka ini menandai tren naik yang konsisten sejak 2004, ketika tingkat ketakutan hanya 24 persen. Pada Juli 2004 terjadi penurunan sementara hingga 14 persen, namun sejak 2019 angka tersebut melonjak kembali hingga mencapai 43 persen pada Mei 2019 sebelum melaju lebih tinggi pada periode pemerintahan Prabowo.

🔖 Baca juga:
Transfer Mengejutkan Rio Fahmi: Arema FC Kembali atau Tetap di Persija?

Penilaian Terhadap Pengabaian Konstitusi

Survei Maret 2026 juga menanyakan persepsi masyarakat tentang kepatuhan pemerintah terhadap konstitusi dan perundang‑undangan. Sebanyak 51 persen responden menilai bahwa pemerintahan Prabowo sering atau selalu mengabaikan konstitusi, sementara hanya 38 persen yang berpendapat sebaliknya. Data ini memperkuat kekhawatiran bahwa kebijakan pemerintah dianggap melenceng dari landasan hukum negara.

Kekhawatiran Terhadap Penangkapan Semena‑Mena

Isu penangkapan semena‑mena oleh aparat menjadi sorotan lain. Pada survei Maret 2026, 58 persen warga merasa takut akan kemungkinan penangkapan tanpa prosedur yang jelas, naik tajam dari 36 persen pada Februari 2024. Lonjakan ini bertepatan dengan periode awal kepresidenan Prabowo, yang memicu persepsi bahwa aparat keamanan semakin agresif dalam menindak kritik politik.

Sejarah Ketakutan Politik di Indonesia

  • April 2004: 24% warga takut bicara politik.
  • Juli 2004: Penurunan menjadi 14%.
  • Mei 2019: Kenaikan signifikan menjadi 43%.
  • Oktober 2024: Saat Prabowo dilantik, angka mencapai 51%.
  • Maret 2026: Angka tertinggi tercatat 53%.

Saiful Mujani menegaskan bahwa survei tersebut menggunakan pertanyaan yang konsisten selama lebih dari dua dekade, sehingga perubahan angka mencerminkan dinamika sosial‑politik yang nyata. Ia menambahkan bahwa rasa takut ini tidak hanya berakar pada kebijakan publik, melainkan juga pada tindakan aparat yang dianggap dapat mengekang kebebasan berpendapat.

🔖 Baca juga:
AS Bereaksi Soal Pertemuan Delegasi Iran dan China, Menlu Rubio Memohon Tiongkok Bicara ke Teheran

Pengamat politik menilai bahwa peningkatan rasa takut ini dapat mengurangi partisipasi publik dalam proses demokrasi, menghambat dialog terbuka, dan menurunkan kualitas pengawasan terhadap kebijakan pemerintah. Jika tren ini berlanjut, potensi terjadinya polaritas sosial yang lebih dalam menjadi semakin besar.

Ke depan, SMRC berencana melanjutkan pemantauan berkala untuk menilai perubahan persepsi masyarakat. Data selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memperbaiki hubungan dengan publik serta menegakkan prinsip konstitusional yang menjadi fondasi negara.

Dengan data yang terus menguat, suara rakyat yang takut bicara politik menjadi sinyal penting bagi semua pemangku kepentingan untuk meninjau kembali kebijakan keamanan dan kebebasan berpendapat di Indonesia.

🔖 Baca juga:
Uji Tahan Jarak: Motor Listrik Yadea Tempuh 156 km Antara Bandung–Bogor Tanpa Ngecas
Views: 5

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *