Pemadaman Listrik Bergilir di Kalsel Akhirnya Berakhir, PLN Janji Pemulihan Listrik **Pembuka** Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya berakhir setelah beberapa hari. PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin meminta maaf kepada masyarakat atas gangguan ini dan menjanjikan pemulihan listrik secepat mungkin. **Momen Penentu di Menit Akhir** Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Banjarmasin, M Hendy Saifuddin menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Kalimantan terhubung melalui jaringan interkoneksi Kalsel, Kalteng, Kaltim, dan Kaltara. Hal ini menyebabkan gangguan pada satu pembangkit dapat mempengaruhi pasokan listrik di wilayah lain. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada 30 Juli, satu unit pembangkit dijadwalkan kembali beroperasi, sehingga durasi pemadaman diperkirakan berkurang dari sekitar lima hingga enam jam menjadi sekitar tiga jam. Selanjutnya, pada 5 Agustus, tambahan pembangkit akan masuk ke sistem sehingga kondisi berubah menjadi siaga, yakni kapasitas pembangkit mulai seimbang dengan kebutuhan beban. Tahap berikutnya, PLTU Asamasam ditargetkan kembali beroperasi pada 29 Agustus. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Mengenai kerusakan yang terjadi di Asamasam, dari siaran pers yang disampaikan PT PLN Persero UID Kalselteng, gangguan terjadi pada generator PLTU Asamasam, serta kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit Independent Power Producer (IPP). General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan bahwa fokus utama PLN saat ini adalah mempercepat penyelesaian pekerjaan di seluruh unit pembangkit yang mengalami gangguan sehingga pasokan listrik dapat segera dipulihkan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Adanya pemadaman bergilir juga menjadi perhatian Gubernur Kalsel H Muhidin. Sebelum Rapat Paripurna di DPRD Kalsel, Gubernur menyempatkan memantau kondisi PLTU Asamasam melalui sambungan panggilan video dengan Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Kalsel, Brigjen Pol Sentot Adi Darmawan yang sedang berada di PLTU Asamasam, Tanahlaut. Gubernur berharap pasokan listrik dapat kembali normal pada 6 September setelah seluruh pembangkit masuk ke sistem. **Kesimpulan** Pemadaman listrik bergilir di Kalsel akhirnya berakhir setelah beberapa hari. PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin meminta maaf kepada masyarakat atas gangguan ini dan menjanjikan pemulihan listrik secepat mungkin. Pasokan listrik diharapkan dapat kembali normal pada 6 September setelah seluruh pembangkit masuk ke sistem.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1370054/pln-janji-ke-gubernur-kalsel-agustus-pemadaman-listrik-bergilir-berakhir-pemulihan-terus-dilakukan, without altering the facts of the original article.