8 Juli 2026

Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Berita Hari Ini – 03 April 2026 | Prajurit TNI Kapten Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjadi sorotan nasional. Pada Kamis, 2 April 2026, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al‑Sattari, hadir di rumah duka di Kampung Cikendal, Cipageran, Cimahi Utara, untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Kehadiran sang duta besar menegaskan dukungan internasional terhadap pengorbanan prajurit Indonesia di medan tugas.

Jadwal Kepulangan Jenazah dan Upacara Pemakaman

Setelah proses repatriasi yang menempuh jalur udara, jenazah Kapten Zulmi beserta dua rekan prajurit TNI lainnya tiba di Bandara Soekarno‑Hatta pada sore hari Sabtu, 4 April 2026. Di Jakarta, dilakukan serah terima secara kenegaraan sebelum jenazah diangkut ke Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Kampung Cikendal pada tengah malam, tepatnya Sabtu 4/4/2026.

Keluarga, kerabat, serta pejabat militer melaksanakan salat jenazah di rumah duka. Risman Efendi, kakak sepupu almarhum, menyampaikan rasa syukur atas kepastian kedatangan jenazah setelah seminggu menunggu. Ia menambahkan bahwa jenazah akan ditempatkan sementara di rumah duka hingga dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, pada Minggu pagi, 5 April 2026 pukul 07.00 WIB.

Detail Insiden di Lebanon

Kapten Zulmi tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII‑S/UNIFIL, bagian Sector East Mobile Reserve (SEMR). Pada Senin, 30 Maret 2026, tim escort Kompi B yang dipimpin oleh Kapten Zulmi mengalami ledakan saat mengawal konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) di wilayah Lebanon Selatan. Ledakan tersebut menewaskan Kapten Zulmi secara anjuran serta serdadu Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan dan Kopral Farizal Romadhon dalam insiden terpisah pada 29‑30 Maret 2026. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan UNIFIL.

UNIFIL menggelar upacara penghormatan terakhir di Bandara Internasional Rafik Hariri, Beirut, pada 2 April 2026. Upacara tersebut dihadiri oleh Komandan Misi UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara, perwakilan PBB, militer Lebanon, serta Duta Besar Indonesia untuk Lebanon. Ketiga prajurit TNI tersebut dianugerahi medali anumerta dari PBB dan Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai penghormatan atas jasa mereka.

Pernyataan Panglima TNI tentang Kenaikan Pangkat

Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal (Purn) Andika Perkasa, dalam kunjungan ke rumah duka pada Jumat, 3 April 2026, menegaskan bahwa Kapten Zulmi layak mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPL). Ia menyatakan, “Pengorbanan almarhum tidak hanya menjadi contoh keberanian, tetapi juga patut mendapat apresiasi khusus dalam karier militer. Kami akan mengajukan permohonan kenaikan pangkat luar biasa kepada Kementerian Pertahanan demi mengakui jasa-jasanya yang tiada tara.”

Keputusan tersebut akan diproses secara administratif, namun Panglima TNI memastikan prosesnya akan dipercepat mengingat status anjuran dan kontribusi signifikan Kapten Zulmi dalam misi perdamaian internasional.

Reaksi Masyarakat dan Keluarga

Keluarga Kapten Zulmi, termasuk ayahnya, Ibu Nursanti, dan kakak sepupu Risman, mengungkapkan rasa duka mendalam sekaligus kebanggaan atas dedikasi sang prajurit. “Alhamdulillah, jenazah sudah sampai. Kami bersyukur atas dukungan seluruh elemen bangsa,” ujar Risman dalam wawancara singkat di rumah duka.

Warga Cimahi turut mengirimkan bunga dan ucapan belasungkawa melalui media sosial, menandai solidaritas nasional terhadap para pahlawan yang gugur dalam tugas. Beberapa tokoh masyarakat dan pejabat daerah juga mengirimkan surat dukungan kepada keluarga serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membantu proses pemakaman.

Kesimpulan

Kematian Kapten Zulmi Aditya Iskandar menegaskan risiko tinggi yang dihadapi prajurit TNI dalam misi perdamaian internasional. Kehadiran Duta Besar Palestina, upacara penghormatan di Beirut, serta komitmen Panglima TNI untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa mencerminkan rasa hormat dan penghargaan yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh proses pemakaman yang berlangsung secara khidmat di Cimahi dan Bandung menjadi wujud penghormatan terakhir bagi seorang pahlawan yang mengorbankan nyawanya demi kedamaian dunia.

Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *