54 Pekerja Konstruksi di Gresik Diberi Kesempatan Mengembangkan Karir dengan Sertifikat Keahlian Momen Penentu di Menit Akhir Pemerintah Kabupaten Gresik terus berupaya memastikan warga lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya pertumbuhan kawasan industri. Langkah nyata ditunjukkan melalui pembekalan dan uji kompetensi bersertifikasi bagi para tukang dan juru las lokal. Sebanyak 54 peserta dari berbagai kecakapan mengikuti program ini, yang terdiri dari 28 peserta skema Juru Las Pemula, 24 peserta skema Tukang Pasang Bata Plester, serta 2 peserta skema Kepala Tukang Bangunan Gedung. Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Kegiatan Pembekalan dan Uji Kompetensi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Rabu (29/7/2026). Fakta lainnya adalah bahwa kepemilikan sertifikat kompetensi saat ini menjadi kebutuhan mutlak di dunia kerja agar dapat bersaing secara profesional. Sekda Washil juga menyebutkan bahwa dari sekitar 10 ribu tenaga kerja konstruksi di Gresik, baru 3.654 orang atau kurang dari 25 persen yang memiliki sertifikat. Apa Artinya Ini ke Depan? Sekda Washil juga mengingatkan bahwa setiap pekerja harus menguasai tiga pilar utama: kemampuan teknis, kemampuan bahasa asing, dan kemampuan manajemen. Ia juga menambahkan bahwa calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sektor konstruksi harus membekali diri dengan kemampuan bahasa asing guna mempermudah komunikasi dan mencegah risiko hukum di negara tujuan. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik, Ida Lailatussa’diyah, menyebutkan program ini merupakan wujud pelaksanaan UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Gresik ingin mencetak tenaga kerja terampil yang siap pakai dan memiliki bukti keahlian sah yang diakui industri. Dengan demikian, warga lokal dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan tidak hanya menjadi penonton ketika peluang kerja terbuka lebar di kawasan industri. Dengan menyelesaikan program ini, 54 pekerja konstruksi di Gresik telah meningkatkan kemampuan dan keahlian mereka. Mereka sekarang memiliki sertifikat kompetensi yang dapat membantu mereka bersaing secara profesional di dunia kerja. Program ini juga merupakan langkah nyata Pemkab Gresik untuk mencetak tenaga kerja terampil yang siap pakai dan memiliki bukti keahlian sah yang diakui industri. Dengan demikian, warga lokal dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan tidak hanya menjadi penonton ketika peluang kerja terbuka lebar di kawasan industri.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/gresik/554370/dorong-tenaga-kerja-jadi-tuan-rumah-pemkab-gresik-bekali-54-pekerja-konstruksi-sertifikat-keahlian, without altering the facts of the original article.