Kunci Kesuksesan Universitas Negeri Makassar
Momen Penentu di Menit Akhir
Puncak Dies Natalis Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun ini merupakan momen penting bagi sivitas akademika. Acara ini dihadiri oleh Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi, jajaran pimpinan universitas, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni. Tidak ada hari ini kalau tidak ada perjalanan panjang seperti tadi, kata Prof Farida dalam sambutannya. Ia mengingatkan bahwa UNM lahir melalui perjalanan panjang, dari menjadi salah satu fakultas di Universitas Hasanuddin hingga bertransformasi menjadi Universitas Negeri Makassar.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Acara Dies Natalis UNM berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan. Seluruh tamu undangan kompak mengenakan batik sebagai simbol persatuan sivitas akademika UNM. Acara ini juga diisi pemberian penghargaan atau UNM Award kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan kampus. Malam puncak itu juga dihadiri oleh dua mantan Rektor UNM, Prof Syahruddin Kaseng dan Prof Arismunandar.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Capaiannya merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan universitas. Prof Farida juga mengingatkan bahwa tidak ada hari ini kalau tidak ada perjalanan panjang seperti tadi. Kita patut menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pendiri dan seluruh rektor kita dari masa ke masa, kata Prof Farida. Momen ini berarti bahwa UNM telah mencapai kesuksesan yang tidak terduga dan menjadi contoh bagi universitas lainnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam kesimpulan, Prof Farida mengajak seluruh keluarga besar kampus untuk tidak melupakan sejarah panjang yang telah membentuk Universitas Negeri Makassar hingga menjadi seperti sekarang. Kesuksesan UNM tidak datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari kerja keras dan pengorbanan para pendiri dan pemimpinnya. Momen Dies Natalis ini merupakan kesempatan bagi UNM untuk memikirkan dan menyambut tantangan-tantangan baru yang akan dihadapi di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/kampus/1846120/puncak-dies-natalis-prof-farida-kalau-kita-kompak-orang-tidak-akan-tembus-unm-akan-tetap-kokoh, without altering the facts of the original article.