**Bhima Yudhistira dan Busyro Jadi Pembicara Diskusi Pajak Hijau CIDES ICMI di Makassar, Mereka Bawa Pengalaman Hebat** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pajak hijau menjadi tema utama dalam diskusi publik bertajuk “Kaya SDA, Miskin Anggaran? Saatnya Reformasi Pajak Hijau untuk Daerah!” di Red Corner Cafe, Makassar, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk membahas reformasi pajak hijau serta kebijakan fiskal berkelanjutan sebagai upaya mengurangi ketimpangan fiskal antardaerah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Diskusi tersebut merupakan kolaborasi ICMI Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan, Center for Information and Development Studies (CIDES) ICMI Sulsel, dan Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Ketua CIDES ICMI Sulawesi Selatan, Dr. Adi Suryadi Culla, mengatakan tema yang diangkat merupakan isu strategis yang perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, daerah penghasil sumber daya alam sudah saatnya memperoleh manfaat fiskal yang lebih adil agar mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Selain itu, Sekretaris CIDES ICMI Sulawesi Selatan, Dr. Andi Luhur Prianto, menyebut forum tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi pemikiran ICMI menjelang Muktamar VIII. “Persoalan ketimpangan fiskal dan tata kelola sumber daya alam bukan hanya isu ekonomi, tetapi juga menyangkut keadilan pembangunan. Melalui diskusi ini kami ingin menghadirkan perspektif yang komprehensif sekaligus menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujar akademisi Unismuh Makassar itu. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kegiatan akan dibuka oleh Ketua ICMI Orwil Sulawesi Selatan sekaligus mantan Rektor UNM periode 2008-2016 Prof. Dr. Arismunandar, M.Pd., bersama Ketua CIDES ICMI Orwil Sulawesi Selatan, Dr. Adi Suryadi Culla, M.A. Sejumlah pakar dijadwalkan menjadi narasumber, yakni Ketua Dewan Pakar CIDES ICMI Sulsel sekaligus Guru Besar Ekonomi Publik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Abd. Hamid Paddu, M.A., Executive Director CELIOS Bhima Yudhistira Adhinegara, mantan Ketua KPK periode 2010â2011 sekaligus Anggota Dewan Pers periode 2025â2028, Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum., serta akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar, Syamsu Alam. Diskusi akan dipandu oleh Andi Sri Wulandani, pengurus CIDES ICMI Sulawesi Selatan. **Mengapa & Dampak** Diskusi ini diadakan sebagai tanggapan atas ketimpangan fiskal yang terjadi di antara daerah penghasil sumber daya alam dan daerah lainnya. Menurut para narasumber, pajak hijau merupakan instrumen pembangunan berkelanjutan yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah penghasil sumber daya alam. Namun, perlu adanya reformasi fiskal yang berkelanjutan agar manfaat kekayaan alam dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat. **Kesimpulan** Dengan demikian, diskusi pajak hijau CIDES ICMI di Makassar merupakan langkah awal dalam mencari solusi untuk mengatasi ketimpangan fiskal antardaerah. Semoga diskusi ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang efektif dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah penghasil sumber daya alam.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1846108/bhima-yudhistira-hingga-busyro-jadi-pembicara-diskusi-pajak-hijau-cides-icmi-di-makassar, without altering the facts of the original article.