**12 Kali Batal Sidang Skripsi: Mahasiswi Jatuhkan Gugatan ke Kampus** **Momen Penentu di Menit Akhir** Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, mengalami tekanan psikologis yang parah akibat sidang skripsi yang ditundanya berulang kali. Sidang yang seharusnya menjadi tahap akhir studinya disebut telah batal hingga 12 kali. Hal ini menyebabkan mahasiswi berinisial JST menjadi sorotan setelah video yang beredar di media sosial memperlihatkan JST menangis histeris dan terbaring di lantai rumah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Mahasiswi berinisial JST mengalami tekanan psikologis yang diduga dipicu oleh berulang kali tertundanya sidang skripsi. Sidang yang seharusnya menjadi tahap akhir studinya disebut telah batal hingga 12 kali. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan JST menangis histeris dan terbaring di lantai rumah. Keluarga berusaha menenangkan kondisinya sebelum akhirnya ia mendapat perawatan di Rumah Sakit Wirasakti Kupang akibat serangan panik. Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale bersama jajaran pimpinan universitas mengunjungi JST di rumah sakit pada Sabtu (1/8/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana telah menggelar rapat koordinasi setelah menerima laporan mengenai kondisi JST pada Rabu (29/7/2026). Pertemuan itu dihadiri wakil dekan, kepala tata usaha, ketua program studi, operator, hingga pihak-pihak terkait untuk menelusuri akar persoalan dan merumuskan langkah penyelesaian. Dekan FKM Undana, Prof. Apris A. Adu, menyampaikan penyesalannya atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan kejadian itu bukanlah kondisi yang diharapkan oleh fakultas, mengingat mahasiswa merupakan prioritas utama dalam pelayanan akademik. “Saya sangat menyesal dengan kejadian seperti ini dan ini bukan merupakan harapan kita. Harapan kita adalah menjadi fakultas yang memberikan pelayanan terbaik, terutama kepada mahasiswa sebagai stakeholder utama kami,” katanya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Mahasiswa yang mengalami tekanan psikologis akibat sidang skripsi yang ditundanya berulang kali harus diberikan perhatian khusus oleh pihak kampus. Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana harus segera menyelesaikan persoalan tersebut dengan melibatkan dosen pembimbing dan dosen penguji. Mahasiswa juga perlu mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman untuk mengatasi tekanan psikologis yang dialaminya. Dengan demikian, mahasiswa dapat melanjutkan studinya dengan baik dan mencapai tujuan akademiknya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/news/554856/kampus-jamin-hak-akademik-mahasiswi-12-kali-batal-sidang-skripsi-dekan-akui-menyesal, without altering the facts of the original article.