**Dokter Berhasil Operasi Janin di Rahim Ibu, Meninggalkan Kisah yang Menginspirasi** Di tengah kemajuan teknologi medis, seorang ibu dari London berhasil menjalani operasi inovatif pada janinnya yang masih berada di dalam rahim. Maisie Savage, 29 tahun, menjalani operasi di AS saat usia kehamilannya 26 minggu. **Momen Penentu di Menit Akhir** Operasi ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi gastroschisis pada janinnya, Theo. Gastroschisis adalah kondisi lahir serius yang terjadi ketika pusar tidak berkembang dengan baik, menyebabkan usus tumbuh di luar tubuh. Maisie diberitahu bahwa ia harus segera berangkat ke Texas dan tinggal di sana selama sisa kehamilannya untuk menjalani uji klinis pertama untuk memperbaiki gastroschisis kompleks sebelum kelahiran. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada usia kehamilan 24 minggu, dokter spesialis di Rumah Sakit Great Ormond Street (GOSH) London telah mempersiapkan Maisie dan Josh untuk menghadapi enam bulan pertama kehidupan Theo. Namun, setelah mengetahui bahwa ia mengidap kondisi yang lebih serius, dokter merujuknya ke Rumah Sakit Anak Texas di Houston. Di sana, sebuah tim ahli bedah janin dan anak, yang dipimpin oleh Dr. Michael Belfort, telah memimpin uji klinis pertama untuk memperbaiki gastroschisis kompleks sebelum kelahiran. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kondisi gastroschisis kompleks memengaruhi satu dari 3.000 bayi di Inggris setiap tahunnya. Secara global, prevalensi gastroschisis sangat bervariasi menurut wilayah. Amerika Selatan melaporkan kasus tertinggi, menurut tinjauan global tahun 2025 terhadap studi dari negara-negara berpenghasilan tinggi dan menengah. Data dari negara-negara berpenghasilan rendah terbatas. Dalam skenario terbaik, bayi mungkin membutuhkan perawatan intensif selama berminggu-minggu dan pemberian nutrisi melalui selang atau infus serta operasi korektif. Untuk kasus yang paling kompleks, seperti kasus Theo, hasilnya jauh lebih serius. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Theo kini berusia lima bulan dan tumbuh sehat, setelah menjalani perawatan intensif selama enam bulan. Ayahnya, Josh French, 36 tahun, mengatakan bahwa mereka sangat lega atas keberhasilan operasi tersebut. “Dia seperti keajaiban kecil, bukan?” kata Maisie kepada BBC News. Namun, mereka berdua tahu bahwa keadaannya bisa saja sangat berbeda. Cacat lahir serius ini memengaruhi satu dari 3.000 bayi di Inggris setiap tahunnya. Secara global, prevalensi gastroschisis sangat bervariasi menurut wilayah. Maisie dan Josh berharap bahwa keberhasilan operasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan penelitian tentang kondisi gastroschisis kompleks. Mereka juga berharap bahwa keberhasilan ini dapat membantu lebih banyak orang yang menghadapi kondisi yang sama. “Kami hanya ingin berbagi cerita kami dan berharap dapat membantu orang lain,” kata Maisie.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/cgq54d4qp41o?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.