**Trem Kuta-Canggu di Badung: Lebarkan Jalan 24 Meter untuk Koridor yang Lebih Nyaman** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pemerintah Kabupaten Badung (Pemkab Badung) menyiapkan rencana strategis untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di wilayahnya. Langkah ini dimatangkan guna mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas yang kian krusial. Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Badung telah membahas moda transportasi publik yang lebih nyaman dan terintegrasi dengan moda lainnya, seperti trem, dalam pertemuan bersama jajaran Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyebutkan bahwa penyediaan transportasi publik yang terintegrasi merupakan fondasi utama dalam menjawab tantangan kemacetan dan mendongkrak kualitas pariwisata di Kabupaten Badung. Ia mengaku pengembangan konektivitas berbasis rel seperti trem memiliki tingkat efektivitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan hanya mengandalkan perluasan jaringan jalan raya semata. Rencana pembangunan trem Kuta-Canggu ini didesain terintegrasi langsung dengan penataan infrastruktur jalan daerah yang tengah dibangun. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pemkab Badung merencanakan pengembangan jalan dengan lebar mencapai 24 meter, di mana sebagian ruang jalan tersebut dialokasikan secara khusus sebagai koridor rel trem. Sehingga wisatawan yang datang ke Bali bisa langsung menggunakan transportasi tersebut tanpa kena macet. Lebih lanjut, Adi Arnawa menjelaskan skema penataan lalu lintas yang terintegrasi dengan moda trem tersebut. Di kawasan Central Parkir Kuta, pemerintah akan memanfaatkan lahan seluas 1 hektar yang ditargetkan menjadi kantong parkir utama (park and ride). Sementara wisatawan maupun masyarakat yang membawa kendaraan pribadi diwajibkan memarkir kendaraannya di lokasi tersebut sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan trem. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan pola integrasi ini, Pemkab Badung menargetkan kawasan sepanjang jalan Kuta nantinya bebas dari parkir liar di bahu jalan (on-street parking), sehingga arus lalu lintas dapat mengalir lebih lancar. Bupati Adi Arnawa juga menekankan bahwa sinergi erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan BUMN seperti PT KAI dapat mempercepat terwujudnya sistem transportasi publik yang modern, aman, dan nyaman. Rencana ini juga akan diterapkan di kawasan Nusa Dua serta Central Parkir Kuta. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengatasi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan kualitas pariwisata di Kabupaten Badung.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/badung/602676/badung-akan-buat-trem-hubungkan-kuta-hingga-canggu-lebarkan-jalan-24-meter-untuk-koridor, without altering the facts of the original article.