**Moderasi Beragama di Negeri Syariah: IPARI Aceh Luncurkan Buku dan Anugerahkan Penghargaan** Sebagai negara dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang sangat majemuk, Indonesia memiliki tugas besar untuk menjaga nilai-nilai moderasi beragama sebagai fondasi persatuan bangsa. Oleh karena itu, penyebaran nilai-nilai tersebut menjadi sangat penting dalam membentuk masyarakat yang aman, rukun, dan harmonis. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada Rabu (5/8/2026), PW IPARI Aceh melaksanakan peluncuran dan bedah buku “Moderasi Beragama di Negeri Syariah” di Aula Utama Kanwil Kemenag Aceh. Acara tersebut diawali dengan penganugerahan penghargaan kepada Penyuluh Agama Berprestasi di Aceh Tahun 2026. Adapun penerima penghargaan ini adalah Mukhlisuddin MA sebagai Penyuluh Inspiratif, Radiah SSos sebagai Penyuluh Inovatif, dan Syahrati SHI, MSi yang dinobatkan sebagai Penyuluh Dedikatif. Penghargaan tersebut diberikan PW IPARI Aceh atas pengabdian dan kontribusi nyata mereka di tengah masyarakat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Penganugerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh beberapa figur penting, termasuk Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi, yang diberi kehormatan untuk menyerahkan salah satu piagam penghargaan tersebut. Dua piagam lainnya diserahkan oleh Dr Zulfikar SAg, MAg (Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf) dan Dr Hj Aida Rina Elisiva BAcc, MM (Plt Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh). **Mengapa & Dampak** Moderasi beragama menjadi sangat penting dalam membentuk masyarakat yang aman, rukun, dan harmonis. Oleh karena itu, penyebaran nilai-nilai tersebut menjadi sangat penting dalam membentuk masyarakat yang aman, rukun, dan harmonis. Dalam arahannya, Drs Azhari MSi menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku kolaboratif karya para penyuluh agama ini. Buku tersebut diharapkannya mampu menginspirasi dan memberikan pencerahan bagi masyarakat dalam merawat kehidupan berbangsa dan beragama. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Buku tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pencerahan bagi masyarakat dalam merawat kehidupan berbangsa dan beragama. Indonesia merupakan bangsa yang sangat majemuk dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Oleh karena itu, nilai-nilai moderasi beragama harus terus dijaga sebagai fondasi persatuan bangsa. Aceh disebut Drs Azhari MSi sebagai daerah yang aman, rukun, dan harmonis, suatu cerminan yang tertuang dalam buku Moderasi Beragama di Negeri Syariah tersebut. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, acara tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh PW IPARI Aceh. Hadir dalam acara ini Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Plt Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Kabid Penais Zawa, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Aceh beserta jajarannya yang terdiri dari tokoh lintas agama (Islam, Buddha, Kristen, dan Hindu), para penyuluh agama, dan tim penulis buku.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1037459/ipari-aceh-luncurkan-buku-moderasi-beragama-di-negeri-syariah-anugerahkan-penghargaan-bagi-penyuluh, without altering the facts of the original article.